Sekda Pontianak Tegaskan Belanja Modal Tetap Prioritas di Tengah Efisiensi
PONTIANAK, insidepontianak.com — Di tengah kebijakan efisiensi anggaran, Pemerintah Kota Pontianak, memastikan belanja modal tetap menjadi prioritas. Pembangunan fisik tidak boleh berhenti.
Sekretaris Daerah Kota Pontianak, Amirullah, menegaskan komitmen tersebut saat memimpin apel rutin Aparatur Sipil Negara (ASN) di halaman Kantor Wali Kota Pontianak, Senin (5/1/2026).
Menurutnya, belanja modal adalah pilihan paling adil dalam pengelolaan anggaran daerah. Manfaatnya dirasakan langsung oleh seluruh warga.
Pembangunan jalan, drainase, pasar, taman kota, sekolah, dan Puskesmas, adalah investasi pemerintah yang dampaknya luas dan berkelanjutan.
“Belanja modal itu fair. Yang menikmati bukan hanya pegawai, tetapi seluruh masyarakat Kota Pontianak,” ujarnya.
Namun tantangan anggaran tak bisa dihindari. Pada 2026, Kota Pontianak mengalami penurunan Transfer Keuangan Daerah sebesar 5,17 persen.
Dampaknya terasa pada total APBD. Dari Rp2,219 triliun pada APBD murni 2025, turun menjadi sekitar Rp2,096 triliun di 2026.
“Kalau pendapatan berkurang, belanja juga harus berkurang. Ini ilmu anggaran,” tegas Amirullah.
Karena itu, penyesuaian pun dilakukan. Belanja pegawai serta belanja barang dan jasa ikut terdampak.
Meski begitu, Amirullah menjamin belanja modal tetap harus dijaga porsinya. Sebab sektor inilah yang menggerakkan ekonomi daerah dan meningkatkan kualitas layanan publik.
“Dalam politik anggaran, belanja modal harus diprioritaskan. Dampaknya luas dan menjadi pengungkit pertumbuhan ekonomi,” pungkasnya.***
Penulis : Andi Ridwansyah
Editor : Abdul Halikurrahman
Tags :

Leave a comment