PMI Pontianak Dorong Setiap Rumah Sakit Miliki Bank Darah

1 Februari 2026 14:24 WIB
Wakil Ketua Bidang Organisasi dan Dana PMI Kota Pontianak, Multi Junto Bhatarendro. (Istimewa)

PONTIANAK, insidepontianak.com – Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Pontianak mendorong setiap rumah sakit memiliki bank darah. Fasilitas ini dinilai penting untuk menjamin ketersediaan darah secara cepat, aman, dan efisien.

Adapun bank darah berfungsi mengumpulkan, menguji, memproses, menyimpan, hingga mendistribusikan darah beserta komponennya. 

Dengan sistem ini, stok darah PMI dapat langsung disalurkan ke rumah sakit saat dibutuhkan. Pasien tak perlu menunggu lama untuk transfusi.

“Pasokan darah dari PMI Kota Pontianak tidak hanya untuk wilayah Pontianak, tetapi juga melayani kebutuhan se-Kalimantan Barat, seperti Mempawah, Kubu Raya, Singkawang, hingga Putussibau,” ujar Wakil Ketua Bidang Organisasi dan Dana PMI Kota Pontianak, Multi Junto Bhatarendro, usai meninjau kegiatan donor darah di Golden Tulip, Sabtu (31/1/2026).

Kebutuhan darah, di Kalbar sangat tinggi. Di Pontianak saja, permintaan bisa mencapai 150 hingga 200 kantong per hari. Karena itu, peran pendonor—terutama generasi muda—sangat dibutuhkan untuk menjaga ketersediaan stok.

PMI Kota Pontianak pun mengapresiasi dukungan berbagai mitra, mulai dari perhotelan, perguruan tinggi, hingga pelaku usaha, yang rutin menggelar kegiatan donor darah. Aksi kemanusiaan ini diharapkan terus berlanjut dan menjadi agenda berkala.

“Donor darah yang digelar mitra sangat membantu pemenuhan stok darah. Harapannya bisa dilakukan rutin, misalnya dua kali setahun,” katanya.

Menurut Multi Junto, satu kantong darah dapat menyelamatkan nyawa dalam hitungan detik. Darah yang terkumpul akan disalurkan ke 22 rumah sakit dan klinik di Pontianak dan Kubu Raya.

Ia pun mengajak masyarakat untuk terus aktif berdonor, khususnya perempuan dan pendonor pemula usia 17 tahun ke atas. “Walaupun pemula, mari mulai. Donor darah itu sederhana, tapi dampaknya sangat besar,” tutupnya.***


Penulis : Dina Prihatini Wardoyo
Editor : -

Leave a comment

ok

Berita Populer

Seputar Kalbar