Musrenbang Pontianak Selatan, Bahasan Dorong Jadi Pusat Ekonomi Jasa dan Hunian Nyaman

9 Februari 2026 14:15 WIB
Wakil Wali Kota Pontianak Bahasan membuka Musrenbang RKPD Tingkat Kecamatan Pontianak Selatan Tahun 2027/IST

PONTIANAK, insidepontianak.com – Wakil Wali Kota Pontianak Bahasan menegaskan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) bukan sekadar agenda rutin tahunan, melainkan forum strategis yang menentukan arah pembangunan Kota Pontianak agar benar-benar berpijak pada kebutuhan masyarakat dan berkelanjutan.

Hal tersebut disampaikannya saat membuka Musrenbang Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kota Pontianak Tahun 2027 Tingkat Kecamatan Pontianak Selatan yang digelar di Hotel Novotel Pontianak, Senin (9/2/2026).

“Musrenbang ini menjadi wadah penting untuk merumuskan program dan kegiatan pembangunan yang berorientasi pada kebutuhan riil masyarakat, sekaligus dilaksanakan secara transparan dan akuntabel,” ujar Bahasan.

Ia menjelaskan, Musrenbang memiliki peran vital dalam menampung aspirasi masyarakat secara langsung, meningkatkan kualitas perencanaan di tingkat kecamatan, mendorong partisipasi publik, serta memperkuat sinergi dan kolaborasi antar pemangku kepentingan.

Dalam penyusunan RKPD Kota Pontianak Tahun 2027, Pemerintah Kota mengusung tema ‘Pembangunan Ekonomi Berkelanjutan dengan Memperhatikan Aspek Lingkungan’. Tema ini menegaskan komitmen Pemkot Pontianak untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif, namun tetap menjaga kelestarian lingkungan.

“Pertumbuhan ekonomi tidak hanya diukur dari angka semata, tetapi harus selaras dengan keberlanjutan lingkungan dan keadilan sosial bagi seluruh lapisan masyarakat,” tegasnya.

Sejumlah prioritas pembangunan pun menjadi fokus, di antaranya peningkatan infrastruktur lingkungan seperti perbaikan drainase dan jalan lingkungan, penataan kawasan perkotaan yang ramah lingkungan, pengembangan UMKM dan ekonomi kreatif, peningkatan kualitas layanan kesehatan dan pendidikan, serta mewujudkan ketertiban dan keasrian kota.

“Kita ingin Pontianak menjadi kota yang bersih, hijau, tertib, dan aman bagi seluruh warganya,” kata Bahasan.

Khusus untuk Kecamatan Pontianak Selatan, Bahasan menyebut wilayah ini diarahkan sebagai pusat kegiatan jasa, perkantoran pemerintah dan swasta, pendidikan tinggi, perdagangan, serta kawasan permukiman.

“Dengan potensi yang dimiliki, Pontianak Selatan diharapkan berkembang sebagai pusat ekonomi jasa dan perdagangan yang dinamis, sekaligus kawasan permukiman yang nyaman dan ramah lingkungan,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Bahasan juga memaparkan capaian pembangunan Kota Pontianak tahun 2025. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) tercatat sebesar 82,80 dengan kategori sangat tinggi, melampaui capaian Provinsi Kalimantan Barat maupun nasional. Angka kemiskinan berhasil ditekan hingga 4 persen, sementara inflasi berada di angka 1,5 persen.

“Capaian ini menunjukkan bahwa pembangunan Kota Pontianak berjalan sesuai target yang telah ditetapkan,” ungkapnya.

Bahasan pun mengajak seluruh peserta Musrenbang untuk aktif menyampaikan potensi dan persoalan di wilayah Kecamatan Pontianak Selatan agar dapat dirumuskan solusi bersama.

“Saya berharap Musrenbang ini menghasilkan kesepakatan pembangunan yang berkualitas, selaras dengan prioritas daerah dan kemampuan keuangan pemerintah, serta benar-benar berpihak pada kepentingan masyarakat,” pungkasnya. (Andi)


Penulis : Andi Ridwansyah
Editor : -

Leave a comment

ok

Berita Populer

Seputar Kalbar