Jelang Hari Raya Keagamaan, Heri Mustamin Minta Pemda Siaga Cegah Lonjakan Harga Bapok
PONTIANAK, insidepontianak.com – Ketua Fraksi Golkar DPRD Kalimantan Barat, Heri Mustamin, mengingatkan pemerintah mewaspadai lonjakan harga sembako menjelang Imlek, Ramadan, hingga Idulfitri.
Sebab, setiap momentum hari besar keagamaan, selalu diikuti peningkatan konsumsi rumah tangga yang tinggi. Permintaan sembako jadi naik. Risiko inflasi ikut terbuka.
“Ini harus diantisipasi sejak dini,” pesannya, Senin (16/2/2026).
Ia memperkirakan kebutuhan sembako dan elpiji meningkat 10–30 persen dibanding hari biasa. Karena itu koordinasi antarpemangku kepentingan harus diperkuat agar stok dipastikan aman.
“Semua daerah harus terpantau supaya distribusi lancar,” tegasnya.
Heri juga menyoroti gas melon yang kerap bermasalah saat momentum hari besar. Untuk meminimalisir ancaman ini, pengawasan diminta diperketat dari SPBE, agen, hingga pangkalan.
Pemerintah daerah juga diingatkan tidak buru-buru menyalahkan pihak tertentu tanpa melihat lonjakan kebutuhan masyarakat.
“Pengawasannya yang diperkuat, mulai SPBE sampai pangkalan,” jelasnya.
Soal pembatasan pengecer, ia meminta kebijakan dikaji bijak. Di sejumlah daerah jarak pangkalan jauh, sehingga warung justru membantu warga sekaligus menopang UMKM.
“Selisih seribu dua ribu masih wajar, asal tidak ada penimbunan atau permainan harga,” katanya.
Ia berharap langkah antisipatif dilakukan sejak dini agar masyarakat dapat merayakan hari besar dengan tenang tanpa dibayangi harga melonjak dan barang langka.***
Penulis : Andi Ridwansyah
Editor : -

Leave a comment