Wali Kota Pontianak Imbau Warga Waspada Modus Penipuan Donor Darah

24 Mei 2026 12:11 WIB
Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono mendonorkan darah di momen HUT ke-54 PMI Pontianak, Minggu (24/5/2026). (Prokopim)

PONTIANAK, insidepontianak.com – Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono mengingatkan warga agar waspada terhadap modus penipuan donor darah.

Warga diminta memastikan setiap informasi langsung melalui kanal resmi PMI atau pihak rumah sakit terdekat.

“Jangan mudah percaya jika ada pihak meminta uang atau memanfaatkan situasi darurat atas nama donor darah. Kegiatan suci kemanusiaan ini harus dijaga kemurniannya,” tegas Edi saat HUT ke-54 PMI Pontianak, Minggu (24/5/2026).

Di sisi lain, Edi membeberkan fakta bahwa pasokan darah di Kota Khatulistiwa saat ini masih mengalami defisit harian.

Kebutuhan darah mencapai 125 hingga 140 kantong, sementara pendonor yang datang baru berkisar 75 sampai 100 kantong.

“Kekurangannya terpaksa kita kejar dari database pendonor lama. Karena itu, saya mengajak semua warga aktif menjadi pejuang kemanusiaan lewat donor darah rutin,” imbaunya.

Lalu, bagaimana modus penipuan bermotif kemanusiaan tersebut berjalan dan mengintai para korban di lapangan?

Kapolresta Pontianak, Kombes Pol Endang Tri Purwanto mengungkapkan, polisi kini memonitor akun media sosial pencari cuan.

Pelaku biasanya pura-pura menawarkan diri menjadi pendonor, namun ujung-ujungnya meminta imbalan uang kepada keluarga pasien.

“Ada yang meminta imbalan Rp50 ribu atau nominal lain. Pola pemerasan berselubung penipuan ini jelas mengarah pada dugaan tindak pidana kejahatan,” jelas Endang.

Meski belum ada laporan resmi dari korban, Kapolresta memastikan nomor WhatsApp dan identitas para terduga pelaku sudah dikantongi.

Ia meminta warga untuk mengabaikan pesan mencurigakan dan tidak mentransfer uang sepeser pun.***


Penulis : Abdul/ril
Editor : -

Leave a comment

ok

Berita Populer

Seputar Kalbar