Wali Kota Edi Dorong Budaya Jadi Penggerak Ekonomi Kreatif

23 Mei 2026 21:18 WIB
Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono melihat kontes ikan arwana di Festival Oriental Khatulistiwa 2026. (Istimewa)

PONTIANAK, insidepontianak.com – Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono membidik kekayaan tradisi lokal sebagai mesin utama penggerak ekonomi kreatif.

Sederet agenda wisata kebudayaan pun sengaja dipacu sepanjang Mei 2026 ini. Salah satunya Festival Oriental Khatulistiwa 2026.

Event itu digelar di Pontianak Convention Center. Berlangsung pada 21-24 Mei. Festival Oriental Khatulistiwa mengawinkan pameran budaya dengan kontes ikan arwana super red.

“Event ini sangat baik sekaligus membuka ruang kolaborasi ekonomi kreatif bagi pelaku UMKM kita,” ujar Edi saat meninjau lokasi acara, Sabtu (23/5/2026) malam.

Menurut Edi, keberagaman suku di Kota Khatulistiwa merupakan modal sosial yang sangat besar.

Oleh sebab itu, pemerintah kota membuka ruang seluas-luasnya bagi aktivasi ruang publik berbasis komunitas.

“Sinergi ini harus memberi dampak positif yang nyata. Tidak hanya untuk merawat kerukunan warga, tetapi juga menggerakkan roda ekonomi dan sosial,” tambahnya.

Terkait kontes arwana, Edi menilai ikan endemik Kalimantan Barat tersebut punya nilai tawar strategis di pasar internasional.

Memamerkan satwa mewah ini bukan sekadar perlombaan estetika, melainkan diplomasi ekonomi.

Melalui perputaran omzet di festival tersebut, Edi berharap pusat konvensi di Pontianak bisa bertransformasi menjadi destinasi wisata akhir pekan yang produktif bagi para pelancong luar daerah.

Kepada seluruh peserta kontes, orang nomor satu di Pontianak ini berpesan untuk tetap menjaga sportivitas.

Ia mengingatkan bahwa merajut tali persaudaraan jauh lebih berharga daripada piala kemenangan.

“Menang atau kalah itu hal biasa dalam kompetisi. Pengalaman serta jaringan persaudaraan yang terjalin di sinilah yang paling utama,” tutur Edi ramah.

Pada bagian akhir, Edi mewanti-wanti panitia penyelenggara agar tidak terjebak dalam rutinitas seremonial belaka. Kualitas acara tahunan wajib dievaluasi total demi dampak ekonomi yang lebih luas.***


Penulis : Abdul/ril
Editor : -

Leave a comment

ok

Berita Populer

Seputar Kalbar