403 Jemaah Haji Pontianak Tiba di Batam, Bahasan Doakan Mabrur
BATAM, insidepontianak.com – Sebanyak 403 jemaah haji asal Pontianak tiba di Embarkasi Batam, pada Rabu (17/6/2026).
Tangis syukur, peluk hangat, dan senyum bahagia keluarga mewarnai penyambutan para tamu Allah itu yang telah menuntaskan rangkaian ibadah haji di Tanah Suci.
Jemaah asal Pontianak tersebut tergabung dalam Kloter BTH 15. Wakil Wali Kota Pontianak Bahasan turut datang menyambut kedatangan mereka di asrama haji Batam.
"Alhamdulillah, seluruhnya tiba dengan selamat. Mudah-mudahan terus diberikan kesehatan hingga tiba di rumah masing-masing," ucap Bahasan.
Ia berharap seluruh jemaah yang telah menunaikan rukun Islam kelima memperoleh predikat haji mabrur dan membawa semangat kebaikan setelah kembali ke Tanah Air.
"Mudah-mudahan seluruh jemaah mabrur dan membawa nilai-nilai positif bagi keluarga, lingkungan, serta masyarakat Kota Pontianak," tuturnya.
Di tengah suasana sukacita, Bahasan juga menyampaikan belasungkawa atas wafatnya tiga jemaah. Satu orang meninggal dunia di Tanah Suci, sedangkan dua lainnya wafat saat tiba di Batam.
"Kepada keluarga yang ditinggalkan, semoga diberikan kesabaran dan keikhlasan," ucapnya.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Kota Pontianak Amirullah memastikan seluruh proses pemulangan jemaah berlangsung lancar berkat kerja sama berbagai pihak.
"Memang ada beberapa jemaah yang tercatat dalam kondisi sakit, namun semuanya telah ditangani oleh petugas sesuai prosedur yang berlaku," katanya.
Amirullah juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh petugas yang terlibat, mulai dari Pemerintah Kota Pontianak, Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, hingga Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau selaku tuan rumah Embarkasi Batam.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh petugas yang telah melaksanakan tugas dengan baik sehingga para jemaah dapat kembali ke daerah asal dengan selamat," imbuhnya.
Apresiasi terhadap penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026 juga disampaikan Ketua Rombongan Kloter BTH 15, H Muhammad Habibi Sarabiti.
Menurutnya, pelayanan haji tahun ini semakin tertata dengan dukungan sistem yang terintegrasi sehingga memberikan kenyamanan dan kepastian layanan bagi para jemaah.
"Semua sudah berbasis sistem sehingga jemaah merasa lebih tenang dan nyaman," ungkapnya.
Habibi juga memuji dedikasi petugas kesehatan yang sigap memberikan pelayanan kepada jemaah selama berada di Tanah Suci.
Meski menghadapi cuaca ekstrem di Makkah dan Madinah, secara umum seluruh rangkaian ibadah dapat dijalani dengan lancar.
Di balik perjalanan spiritual tersebut, Habibi mengaku memperoleh pelajaran berharga tentang pentingnya kepedulian dan semangat saling membantu sesama.
"Perjalanan haji ini mengajarkan pentingnya kepedulian dan semangat saling membantu sesama," pungkasnya.***
Penulis : Andi Ridwansyah
Editor : -
Tags :

Leave a comment