Pemkot Pontianak Salurkan Genset hingga Akses BBM Subsidi kepada Nelayan

21 Juli 2026 15:30 WIB
Wakil Wali Kota Pontianak, Bahasan menyerahkan bantuan nelayan secara simbolis. (Prokopim)

PONTIANAK, insidepontianak.com – Pemerintah Kota Pontianak menyalurkan bantuan perlengkapan melaut hingga beras cadangan pangan bagi ratusan nelayan di tiga kecamatan, Selasa (21/7/2026).

Penyerahan bantuan dipimpin langsung Wakil Wali Kota Pontianak, Bahasan. Berlangsung di pemukiman nelayan, Gang H Sanusi, Kelurahan Banjar Serasan, Pontianak Timur.

Tahun ini, Pemkot menyalurkan lima unit mesin genset, alat tangkap jaring untuk tujuh kelompok, serta bantuan beras bagi 151 keluarga nelayan.

Perwakilan Kelompok Nelayan Cahaya Pelangi, Romadon, mengapresiasi perhatian Pemkot yang dinilai sangat membantu kebutuhan mereka.

“Saya mewakili kawan-kawan mengucapkan banyak terima kasih. Bantuan ini sangat kami perlukan,” ucapnya

Tak sekadar bantuan fisik, Romadon mengaku lega karena pemerintah juga mempermudah akses solar subsidi bagi nelayan melalui rekomendasi pelabuhan.

Kebijakan itu membuat mereka kini bisa membeli BBM dengan harga normal, dari yang sebelumnya mencapai Rp15 ribu per liter di pasar bebas.

“Alhamdulillah sekarang sudah dapat BBM subsidi harga normal. Itu yang paling kami harapkan, karena biaya operasional terbesar kami adalah BBM,” ungkapnya.

Wakil Wali Kota Pontianak, Bahasan, menegaskan komitmen Pemkot untuk terus memperhatikan kebutuhan nelayan kecil pengguna kapal di bawah 10 Gross Tonnage (GT) dan sampan bermesin di Sungai Kapuas.

“Kami ingin hadir meringankan beban nelayan. Memang bantuan genset belum mencukupi semua, tapi insya Allah program ini akan terus kita ikhtiarkan secara rutin,” kata Bahasan.

Menurutnya, tingkat kesejahteraan nelayan di Pontianak saat ini terus berproses menuju ke arah yang lebih mapan.

“Untuk menuju ke sana, pemerintah harus hadir memberi kemudahan,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pangan, Pertanian, dan Perikanan Kota Pontianak, Irwan Prayitno, menambahkan pihaknya akan segera melakukan pendataan ulang agar bantuan ke depan semakin tepat sasaran.

Pihaknya juga memperkuat pendampingan teknis dengan menggandeng penyuluh perikanan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

“Penyuluh akan mendampingi nelayan tangkap secara berkala. Perlahan, kapasitas nelayan kecil ini akan terus kita tingkatkan,” pungkas Irwan.***


Penulis : Abdul Halikurrahman/ril
Editor : -

Leave a comment

Ok

Berita Populer

Seputar Kalbar