Waspada ! Awal Tahun 2026 Kapuas Hulu Diperikirakan Berpotensi Terjadi Banjir
KAPUAS HULU, insidepontianak.com - Kapuas Hulu berpotensi banjir akibat intensitas hujan yang terjadi sejak 29 Desember 2026 hingga 4 Januari 2026 mendatang. Ini sesuai prakiraan cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) setempat.
Masyarakat Kapuas Hulu pun diminta untuk mewaspadai hujan disertai petir dan angin kencang berdurasi singkat pada sore, malam hingga dini hari.
Sementara itu, pantauan Insidepontianak, di Kota Putussibau dan sekitarnya hujan terjadi sejak malam pergantian tahun baru, hingga Kamis (1/01/2026) siang terjadi hujan dengan kondisi awan tebal hitam mendung.
Menyikapi kondisi cuaca tersebut, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kapuas Hulu Gunawan mengimbau masyarakat untuk selalu meningkatkan kesiapsiagaan kemungkinan terjadinya bencana alam terutama bencana banjir.
"Kita terus pantau prakiraan cuaca dari BMKG dan kita sampaikan peringatan dini potensi banjir, update prakiraan cuaca ini juga kita sampaikan ke kecamatan dan desa," kata Gunawan.
Dijelaskan Gunawan, dari rilis BMKG Kapuas Hulu, terjadi hujan dengan intensitas menengah dan tinggi merata di 23 kecamatan.
Kemudian, pada 4 Januari 2026 hujan akan melanda Kecamatan Putussibau Selatan dan Semitau, sedangkan kecamatan lainnya berpotensi cerah berawan.
Gunawan mengatakan pihaknya sudah melakukan langkah-langkah antisipasi salah satunya imbauan melalui media sosial group whatsapp dan juga kesiapan sarana dan prasarana dalam rangka penanggulangan apabila terjadi bencana alam.
Selain itu, BPBD Kapuas Hulu juga telah melakukan pemetaan daerah rawan banjir di wilayah Kabupaten Kapuas Hulu, terutama untuk daerah bantaran sungai dan pesisir.
"Kami juga ingatkan Camat dan Kepala Desa untuk selalu melaporkan perkembangan potensi bencana di daerahnya masing-masing," kata Gunawan.
Gunawan mengimbau masyarakat tidak panik, akan tetapi lebih mempersiapkan diri apabila terjadi bencana alam, seperti banjir, tanah longsor dan angin puting beliung.
Ia mengingatkan agar tidak melakukan aktivitas di luar rumah apabila terjadi cuaca ekstrem serta tetap mengutamakan keselamatan.
"Tentunya kami akan selalu memantau perkembangan cuaca dan kepada masyarakat harus tetap waspada," pungkasnya. (*)
Penulis : Teofilusianto Timotius
Editor : Wati Susilawati
Tags :

Leave a comment