Warga Sejangkung Sambas Butuh Jembatan, untuk Permudah Akses dan Dorong Ekonomi

23 Januari 2026 14:59 WIB
Steher Penyebrangan Warga Kecamatan Sejangkung/IST

SAMBAS, insidepontianak.com – Warga Kecamatan Sejangkung, Kabupaten Sambas, berharap pemerintah daerah membangun jembatan penghubung menuju pusat kota Sambas. 

Ketiadaan jembatan dinilai menjadi kendala utama aktivitas masyarakat sehari-hari, termasuk pelajar dan mahasiswa.

Vita, warga Sejangkung, mengatakan bahwa secara jarak, wilayah Sejangkung sebenarnya sangat dekat dengan pusat kota. Namun karena belum adanya akses jembatan, waktu tempuh perjalanan menjadi jauh lebih lama.

“Sejangkung itu sebenarnya dekat dengan pusat kota, cuma karena tidak ada akses jembatan jadi perjalanan yang harusnya cepat malah jadi lambat. Apalagi bagi mahasiswa yang mau kuliah, jadi perlu waktu lama,” ujarnya, Jumat (23/1/2026). 

Kata dia, saat ini, warga masih mengandalkan transportasi air menggunakan perahu untuk menyeberang. Menurut Vita, perahu yang digunakan berukuran cukup besar, dengan tarif penyeberangan sebesar Rp6.000 pada siang hari dan Rp10.000 pada malam hari.

Ia menilai, keberadaan jembatan akan sangat membantu mobilitas masyarakat serta mempermudah akses menuju berbagai wilayah, termasuk ke arah perbatasan Aruk.

“Alangkah mudahnya kalau jembatan Sejangkung itu bisa dibangun. Selain memudahkan ke pusat kota, juga jadi akses tercepat kalau mau ke daerah Aruk,” jelasnya.

Lebih lanjut, Vita meyakini pembangunan jembatan juga akan berdampak positif terhadap perekonomian masyarakat setempat. Dengan meningkatnya arus lalu lintas, peluang usaha warga Sejangkung diyakini akan ikut berkembang.

“Kalau ada jembatan, orang-orang pasti ramai lewat. Siapa tahu tertarik dengan produk-produk yang ada di Sejangkung, jadi ekonomi masyarakat juga bisa meningkat,” pungkasnya. (*)


Penulis : Antonia Sentia
Editor : Wati Susilawati

Leave a comment

ok

Berita Populer

Seputar Kalbar