Kebakaran di Pasar Simpang Empat Sambas, Kerugian Ditaksir Rp6 Miliar

25 Januari 2026 15:12 WIB
Polisi dan warga memadamkan sisa-sisa api yang masih menyala. (Istimewa)

SAMBAS, insidepontianak.com – Kebakaran yang menghanguskan 10 ruko dan satu unit rumah di Pasar Simpang Empat, Kecamatan Tangaran, Kabupaten Sambas, ditaksir menimbulkan kerugian hingga Rp6 miliar.

Musibah itu terjadi sekitar pukul 03.30 WIB, Minggu (25/1/2025). Penyebab kebakaran diduga akibat korsleting listrik.

Api baru berhasil diredam sekitar pukul 07.00 WIB setelah petugas BPK, TNI, Polri, dan warga berjibaku memadamkan kobaran api. Sejumlah bangunan tak terselamatkan dan ludes terbakar.

Kebakaran pertama kali diketahui Aprianto (47), pemilik salah satu ruko. Ia menyadari kejadian tersebut sekitar pukul 03.00 WIB.

Saat itu, Aprianto baru selesai mengecek kandang sapi dan hendak beristirahat di lantai dua rukonya. Ia kemudian melihat api dan asap keluar dari dinding ruko milik SJ (75).

Aprianto langsung turun dan membuka pintu ruko tersebut. Saat pintu terbuka, api sudah membakar instalasi kabel listrik di dinding.

Ia segera membangunkan pemilik ruko dan berteriak meminta pertolongan. Warga sekitar berdatangan dan berupaya memadamkan api. Namun, laju api lebih cepat dari upaya pemadaman awal.

Proses pemadaman melibatkan dua unit mobil BPK Sambas, masing-masing satu unit mobil BPK Semparuk, Sekura, dan Tangaran.

Personel gabungan Polres Sambas, Koramil 1208-07 Teluk Keramat, anggota BPK, serta masyarakat Desa Simpang Empat turut diterjunkan ke lokasi.

Kasi Humas Polres Sambas, AKP Sadoko, mengatakan pihaknya telah mengamankan tempat kejadian perkara untuk kepentingan penyelidikan.

“Tidak ada korban jiwa. Dari hasil sementara, kebakaran diduga akibat korsleting listrik,” pungkasnya.***


Penulis : Antonia Sentia
Editor : -

Leave a comment

ok

Berita Populer

Seputar Kalbar