Disambar Petir di Ladang Padi, Petani Muda di Jawai Meninggal Dunia

1 Februari 2026 20:48 WIB
Jenazah korban saat di rumah sakit. (Istimewa)

SAMBAS, insidepontianak.com – Seorang petani perempuan berinisial WDM (22), warga Desa Sentebang, Kecamatan Jawai, Kabupaten Sambas, tewas setelah disambar petir, Sabtu (31/1/2026).

Kasi Humas Polres Sambas, AKP Sadoko mengungkapkan, peristiwa nahas itu terjadi di ladang padi. Korban berada di sana bersama ibunya sejak pagi. 

Sekitar pukul 06.20 WIB, keduanya merontokkan padi hasil panen. Saat itu, langit memang sedang mendung. Sinar mata hari belum sepenuhnya muncul. 

Dan, tiba-tiba, suara geledek menggelegar. Sang ibu mendadak kehilangan pandangan. Anaknya tak lagi terlihat di hamparan sawah. Dipanggil berkali-kali, tak ada jawaban. 

Ia panik. Lalu segera mencari hingga akhirnya berhasil menemukan sang anak yang sudah tergeletak di tanah tak sadarkan diri.

“Ibu korban kemudian meminta bantuan warga yang melintas di sekitar ladang,” ujar Kasi Humas Polres Sambas, AKP Sadoko.

WDM segera dilarikan ke Puskesmas Sentebang menggunakan mobil pikap milik warga. Setelah pemeriksaan awal, keluarga memutuskan merujuk korban ke RSUD Pemangkat. 

Ambulans puskesmas membawanya untuk penanganan lanjutan. Namun nasib berkata lain. Meski sempat mendapatkan perawatan intensif, nyawa korban tak tertolong.

“Korban dinyatakan meninggal dunia pada Minggu, 1 Februari 2026, saat menjalani perawatan di RSUD Pemangkat,” tutup AKP Sadoko.***

 


Penulis : Antonia Sentia
Editor : -

Leave a comment

Ok

Berita Populer

Seputar Kalbar