H-1 Lebaran, Antrean BBM di Pemangkat Sambas Masih Panjang, Harga Eceran Tembus Rp15 Ribu
SAMBAS, insidepontianak.com – Menjelang Hari Raya Idulfitri, kondisi antrean bahan bakar minyak (BBM) di wilayah Kabupaten Sambas masih belum menunjukkan perubahan signifikan. Warga mengaku tetap harus menghadapi antrean panjang, bahkan sejak waktu subuh.
Munira, salah seorang warga Perapakan Kecamatan Pemangkat, mengatakan bahwa hingga H-1 Lebaran, situasi di lapangan masih sama seperti hari-hari sebelumnya. Antrean panjang di SPBU masih menjadi pemandangan sehari-hari.
“Tidak ada perubahan, antrean masih panjang seperti beberapa hari lalu. Biasanya kami mulai antre habis sahur,” ujarnya, Jumat (20/3/2026).
Ia juga mengungkapkan bahwa selain sulitnya mendapatkan BBM di SPBU, masyarakat kini semakin bergantung pada penjual eceran. Namun, harga yang ditawarkan jauh lebih tinggi dibandingkan harga resmi.
“Kalau eceran, yang saya temui harganya Rp15 ribu per liter,” katanya.
Menurut Munira, keberadaan pom mini pun semakin jarang ditemui. Penjualan BBM justru banyak dilakukan secara tidak langsung, seperti melalui media sosial hingga penawaran dari mulut ke mulut.
“Sekarang banyak yang jual lewat Facebook atau ditawarkan langsung. Mungkin mereka yang sudah menimbun, jadi dijual online,” jelasnya.
Kalaupun ada kios pom mini yang menjual BBM, lanjutnya, stok yang tersedia biasanya cepat habis meskipun dijual dengan harga tinggi.
“Di kios pom mini juga cepat habis, paling satu jam sudah ludes. Harganya ada yang Rp15 ribu sampai Rp17 ribu, tapi masyarakat tetap beli karena tidak sanggup antre lama di SPBU,” tutupnya.***
Penulis : Antonia Sentia
Editor : -
Tags :

Leave a comment