Motor dan Barang Pribadi Ditinggal di Jembatan, Pemuda Sambas Hilang Tanpa Jejak

27 April 2026 15:54 WIB
Warga Dusun Rambi, Desa Saing Rambi Sambas berada dibawah Jembatan setelah dihebohkan dengan penemuan beberapa barang milik korban RB (24) yang sempat dilaporkan hilang oleh orangtuanya, Senin (27/4/2026) . (insidepontianak.com/Antonia Sentia).

SAMBAS, insidepontianak.com — Warga Dusun Rambi, Desa Saing Rambi, Kecamatan Sambas digegerkan dengan penemuan sepeda motor dan sejumlah barang pribadi milik seorang pemuda berinisial RB (24) yang dilaporkan hilang secara misterius.

Barang-barang tersebut ditemukan di atas Jembatan Rambi pada Senin (27/4/2026) pagi. Di lokasi, terlihat sepeda motor beserta handphone, sandal, gelang, topi, minuman, rokok, hingga dompet milik korban yang ditinggalkan begitu saja.

Salah seorang warga, Colo (43), menjadi orang pertama yang melihat keberadaan motor tersebut sekitar pukul 06.00 WIB saat hendak berangkat ke kebun. Ia mengaku sempat mengira kendaraan itu merupakan hasil curian.

“Saya lihat motor sudah ada di atas jembatan pagi-pagi. Saya kira motor curian. Tapi waktu saya pulang dari kebun sekitar jam sembilan, motor itu masih di tempat yang sama,” ujarnya.

Rasa curiga mendorong Colo untuk memeriksa sekitar lokasi. Ia kemudian menemukan berbagai barang pribadi milik korban yang tercecer di area jembatan. Seluruh barang tersebut langsung diamankan sebelum akhirnya menghubungi warga lain dan pihak keluarga korban.

“Saya temukan dompet, handphone, rokok, minuman, gelang, sandal, topi, juga obat. Semua saya amankan dulu, lalu saya kabari teman. Tidak lama, orang tuanya datang,” jelasnya.

Barang-barang tersebut kemudian dibawa ke Polsek Sambas, sementara Colo turut dimintai keterangan sebagai saksi.

Dari informasi yang dihimpun, RB terakhir kali terlihat berada di sekitar jembatan pada malam hari sekitar pukul 22.00 WIB. Bahkan, seorang rekannya mengaku masih sempat melihat korban sekitar pukul 01.00 dini hari.

“Sekitar jam tiga setengah subuh, yang terlihat hanya motornya saja. Tidak ada yang tahu apakah dia terjun atau bagaimana,” tambah Colo.

Warga juga menyebutkan, sebelum hilang, korban sempat berkomunikasi dengan seorang perempuan melalui pesan singkat dan mengutarakan keinginannya untuk melompat dari jembatan.

Hingga kini, pihak kepolisian bersama warga masih melakukan pencarian intensif dan penyelidikan lebih lanjut guna memastikan keberadaan korban serta mengungkap kejadian yang sebenarnya. (*)

 

Penulis : Antonia Sentia
Editor : -

Leave a comment

ok

Berita Populer

Seputar Kalbar