Harga Kelapa Anjlok, Petani di Sambas Desak Pemerintah Hadir Cari Solusi

9 Juni 2026 16:57 WIB
Petani kelapa di Kabupaten Sambas mengeluh karena harga komuditas ini tak kunjung membaik. (Istimewa)

SAMBAS, insidepontianak.com – Harga kelapa yang tak kunjung membaik kian menekan ekonomi petani di tengah harga kebutuhan pokok yang terus menanjak.

Di Kabupaten Sambas, harga kelapa saat ini terjun bebas. Hanya berkisar Rp2.200 per kilogram. Padahal, sebelumnya sempat menembus angka Rp6.000 per kilogram.

"Sebelum bulan puasa kemarin bahkan sempat turun sampai Rp1.800 per kilo," keluh Erna, petani kelapa di Desa Arung Parak, Selasa (9/6/2026).

Anjloknya harga ini diperparah dengan hasil panen yang tidak menentu. Erna mengaku kebunnya hanya menghasilkan sekitar 100 hingga 400 kilogram sekali panen per tiga bulan.

“Dengan harga sekarang, hasil jual kelapa nyaris tidak ada untung. Biaya perawatan kebun dan kebutuhan hidup sehari-hari terus meningkat,” keluhnya.

Kondisi tersebut membuat Erna mendesak pemerintah segera hadir memberikan solusi. Ia berharap komoditas kelapa bisa menjadi prioritas.

Pemerintah juga diminta mengatur tata niaganya seperti sawit agar memiliki ketentuan harga batas bawah.

"Minimal Rp5.000 per kilo. Kalau harga di bawah itu, petani yang susah karena hasil panen tidak sebanding dengan kebutuhan," pungkasnya.***


Penulis : Antonia Sentia
Editor : -

Leave a comment

Ok

Berita Populer

Seputar Kalbar