DPRD Sanggau Soroti Minimnya Fasilitas dan Tenaga Kesehatan di Pustu

23 Juni 2026 13:49 WIB
Anggota DPRD Kabupaten Sanggau, Alfonsus Masgio/IST

SANGGAU, insidepontianak.com -- Anggota DPRD Kabupaten Sanggau, Alfonsus Masgio menyoroti belum optimalnya pelayanan kesehatan terhadap masyarakat di tingkat desa melalui Puskesmas Pembantu (Pustu).

Menuruntnya, salah satu kendala belum optimalnya pelayanan kesehatan ditingkat Pustu adalah keterbatasan sumber daya manusia (SDM). Seharusnya, kata Masgio satu Pustu baik memiliki dua tenaga kesehatan, satu bidan dan perawat kemudian dibantu dua kader.

"Hal ini belum terjadi, apa kendala? Sekarang kendalanya efisien anggaran," kata Masgio, Selasa (23/6/2026).

Selain persoalan SDM, Masgio juga menyoroti keterbatasan sarana dan prasarana di sejumlah Pustu. Ia meminta pemerintah pusat dapat mendukung kelengkapan fasilitas, termasuk alat kesehatan yang dibutuhkan dalam pelayanan sehari-hari.

Menurutnya, minimnya ketersediaan alat kesehatan berdampak langsung terhadap kualitas pelayanan yang diterima masyarakat. Kondisi ini berpotensi menghambat penanganan awal berbagai keluhan kesehatan warga di tingkat desa.

"Melalui Dinas Kesehatan sudah diminta, agar semua pustu itu supaya memiliki nomor register sendiri. Dengan nomor register sendiri, rencananya nanti pengadaan alkes akan dikirim langsung ke pustu. Realisasinya kita menunggu pusat dan anggarannya semuanya dari pusat," kata Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Sanggau itu.

Masgio berharap pemerintah daerah memberikan perhatian lebih terhadap penguatan layanan kesehatan dasar di desa, baik melalui penambahan tenaga kesehatan maupun pemenuhan fasilitas pendukung.

Langkah tersebut dinilai penting untuk meningkatkan akses dan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat, terutama di wilayah pedesaan yang jauh dari pusat layanan kesehatan.


Penulis : Ansar
Editor : -

Leave a comment

ok

Berita Populer

Seputar Kalbar