DPRD Sanggau Dorong Peningkatan Kualitas Layanan Kesehatan hingga ke Tingkat Desa
SANGGAU, insidepontianak.com – Peningkatan kualitas layanan kesehatan dasar di wilayah pedesaan menjadi sorotan DPRD Kabupaten Sanggau.
Anggota DPRD Sanggau, Alfonsus Masgio, menilai pelayanan kesehatan masyarakat di tingkat desa melalui Puskesmas Pembantu (Pustu) masih perlu diperkuat, terutama dari sisi sumber daya manusia (SDM) dan kelengkapan sarana prasarana.
Menurut Masgio, Pustu sejatinya menjadi garda terdepan pelayanan kesehatan masyarakat desa. Karena itu, keberadaan tenaga kesehatan yang memadai dan fasilitas pendukung yang lengkap menjadi syarat penting agar layanan kesehatan bisa berjalan optimal.
“Kalau ingin kualitas pelayanan kesehatan di desa meningkat, maka Pustu harus diperkuat. Idealnya satu Pustu memiliki minimal dua tenaga kesehatan, yakni satu bidan dan satu perawat, lalu dibantu dua kader,” kata Masgio, Selasa (23/6/2026).
Namun, kondisi tersebut dinilainya belum sepenuhnya terpenuhi di lapangan. Salah satu kendala utama yang dihadapi adalah keterbatasan anggaran yang berdampak pada minimnya penempatan tenaga kesehatan di sejumlah Pustu.
Selain SDM, Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Sanggau itu juga menyoroti keterbatasan alat kesehatan dan fasilitas penunjang di sejumlah Pustu. Menurutnya, kondisi ini perlu segera dibenahi agar pelayanan kesehatan dasar di desa tidak berjalan seadanya.
“Kalau fasilitas minim, tentu pelayanan juga tidak bisa maksimal. Padahal Pustu ini penting untuk penanganan awal masyarakat di desa, sebelum dirujuk ke fasilitas kesehatan yang lebih besar,” ujarnya.
Masgio menjelaskan, pihaknya melalui Dinas Kesehatan telah mendorong agar seluruh Pustu di Sanggau memiliki nomor register sendiri. Langkah itu dinilai penting karena akan membuka peluang agar pengadaan alat kesehatan bisa dikirim langsung ke masing-masing Pustu melalui dukungan pemerintah pusat.
“Dengan nomor register sendiri, harapannya nanti pengadaan alat kesehatan bisa langsung ke Pustu. Realisasinya sekarang kita masih menunggu dari pusat karena anggarannya juga berasal dari pusat,” katanya.
Ia menegaskan, peningkatan kualitas kesehatan di Kabupaten Sanggau tidak bisa hanya bertumpu pada Puskesmas di ibu kota kecamatan, tetapi juga harus dimulai dari penguatan layanan kesehatan dasar di desa.
Menurutnya, pemerataan tenaga kesehatan, ketersediaan alat kesehatan, dan dukungan anggaran menjadi kunci agar masyarakat di wilayah pedalaman mendapat layanan yang layak.
Masgio berharap pemerintah daerah memberi perhatian lebih serius terhadap penguatan Pustu sebagai ujung tombak layanan kesehatan masyarakat desa.
Dengan perbaikan SDM dan fasilitas, ia optimistis akses dan mutu pelayanan kesehatan di Sanggau bisa semakin baik, terutama bagi warga yang tinggal jauh dari pusat layanan kesehatan. (*)
Penulis : Ansar
Editor : -
Tags :

Leave a comment