PLN Percepat Elektrifikasi Desa di Kubu Raya, Dusun Karya Sejati Kini Teraliri Listik
KUBU RAYA, insidepontianak.com – PLN Kalimantan Barat memperkuat komitmen pemerataan listrik hingga pelosok.
Salah satunya melalui pembangunan jaringan listrik desa di Dusun Karya Sejati, Desa Kuala Mandor A, Kecamatan Kuala Mandor, Kabupaten Kubu Raya.
Progres pembangunan ini ditinjau langsung Anggota DPR RI Dapil Kalbar I, Franciscus Maria Agustinus Sibarani, Kamis (30/4/2026).
Kunjungan ini menjadi bagian dari fungsi pengawasan, memastikan program berjalan dan manfaatnya dirasakan masyarakat.
Sibarani turun ke lapangan bersama Manajer PLN UP3 Mempawah, Abdul Aziz, dan jajaran. Rombongan juga berdialog dengan warga. Sejumlah aspirasi diserap.
Pada kesempatan itu, PLN menyalakan sambungan listrik gratis melalui program Light Up The Dream (LUTD).
Program ini bersumber dari donasi pegawai PLN untuk membantu masyarakat prasejahtera dan fasilitas umum.
Penerima manfaat meliputi SD Negeri 22 Kuala Mandor A, Puskesmas Pembantu Kuala Mandor A, serta tiga rumah warga di Dusun Karya Sejati.
Kepala Desa Kuala Mandor A, Munawir, mengapresiasi hadirnya listrik PLN setelah bertahun-tahun warganya hidup tanpa akses penerangan negara.
“Alhamdulillah, masyarakat kini bisa menikmati listrik PLN. Sebelumnya warga mengandalkan pelita dan genset dengan biaya cukup besar,” ujarnya.
Sibarani menegaskan, pemerataan listrik merupakan bagian dari komitmen pemerintah menghadirkan energi berkeadilan.
“Hasil kunjungan ini akan kami sampaikan untuk mendukung percepatan elektrifikasi nasional, agar seluruh masyarakat mendapat akses listrik,” katanya.
Ia juga mengajak masyarakat memanfaatkan listrik secara bijak dan produktif untuk mendorong ekonomi rumah tangga.
General Manager PLN UID Kalimantan Barat, Maria G. I. Gunawan, mengatakan pembangunan listrik desa di wilayah ini menghadapi tantangan geografis yang kompleks.
Namun PLN tetap berkomitmen menuntaskannya hingga ke daerah terpencil. Di Dusun Karya Sejati, PLN telah membangun jaringan tegangan menengah sepanjang 4,44 kms dan jaringan tegangan rendah 6,01 kms. Infrastruktur ini dilengkapi satu gardu distribusi berkapasitas 100 kVA. Saat ini, sebanyak 84 pelanggan telah menikmati listrik PLN.
“Listrik tidak hanya memberi penerangan. Ini juga menggerakkan ekonomi, meningkatkan pendidikan, dan mendorong kesejahteraan,” ujar Maria.
Selain pembangunan jaringan, PLN juga menyosialisasikan keselamatan ketenagalistrikan. Masyarakat turut diperkenalkan dengan layanan digital melalui aplikasi PLN Mobile.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya PLN menghadirkan listrik yang andal dan berkelanjutan, sekaligus mendukung pembangunan hingga ke pelosok negeri.***
Penulis : Dina Prihatini Wardoyo
Editor : -
Tags :

Leave a comment