DLH Kubu Raya Dorong TPS 3R Hadir di Setiap Kecamatan

25 Juni 2026 13:15 WIB
Antusias masyarakat antre untuk menukarkan sampah ke TPS 3R di Jalan Parit Haji Muksin II, Kecamatan Sungai Raya, Kubu Raya, Kamis (25/6/2026). (insidepontianak.com/Greg)

KUBU RAYA, insidepontianak.com - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kubu Raya mendorong perluasan keberadaan Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS 3R) hingga menjangkau seluruh kecamatan.

Langkah tersebut dilakukan untuk memperkuat pengelolaan sampah dari sumbernya sekaligus mendorong terciptanya nilai ekonomi bagi masyarakat.

Kepala DLH Kubu Raya, Dedy Hidayat, mengatakan saat ini terdapat lima TPS 3R di Kubu Raya yang telah ditetapkan melalui SK Menteri. 

Di antaranya, masing-masing satu di Kecamatan Sungai Raya dan Rasau Jaya, serta tiga di Sungai Kakap.

Menurutnya, keberadaan TPS 3R perlu terus diperkuat, karena terbukti mampu menjadi solusi penanganan sampah yang lebih efektif dibanding hanya mengandalkan pembuangan ke tempat pemrosesan akhir.

“Ke depan kita dorong setiap kecamatan memiliki TPS 3R. Karena di sini sampah langsung diolah dari sumbernya, dipilah, kemudian dimanfaatkan kembali,” kata Dedy, Kamis (25/6/2026).

Ia menjelaskan, TPS 3R menerapkan prinsip pengurangan, penggunaan kembali, dan daur ulang sampah. 

Melalui sistem tersebut, sampah yang sebelumnya dianggap tidak bernilai dapat diolah menjadi produk yang memiliki manfaat ekonomi.

Salah satu TPS 3R yang dinilai berkembang cukup baik saat ini berada di wilayah Parit Haji Muksin II. 

Keberhasilan tersebut diharapkan dapat menjadi contoh bagi kecamatan lainnya.

Dedy menuturkan, selain membantu menjaga kebersihan lingkungan, TPS 3R juga memberi manfaat langsung kepada masyarakat melalui konsep bank sampah.

“Masyarakat yang menyetorkan sampah akan dicatat seperti nasabah. Sampah yang disetor kemudian diolah dan hasilnya menjadi nilai ekonomi bagi mereka,” ujarnya.

Di samping itu, kata dia, semakin banyak TPS 3R yang beroperasi, maka semakin besar pula peluang mengurangi timbulan sampah sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat dalam memilah sampah sejak dari rumah.

“Harapannya lingkungan menjadi lebih bersih dan masyarakat juga memperoleh manfaat ekonomi dari pengelolaan sampah yang baik,” pungkasnya. (Greg)


Penulis : Gregorius
Editor : -

Leave a comment

Ok

Berita Populer

Seputar Kalbar