14 Ribu Mangrove Ditanam di Sungai Kupah, Targetkan Pesisir Lestari dan Wisata Makin Hidup
KUBU RAYA, insidepontianak.com - Kawasan pesisir Desa Sungai Kupah, Kecamatan Sungai Kakap, Kubu Raya, mendapat tambahan 14 ribu pohon mangrove.
Ribuan mangrove itu ditanam PT Angkasa Pura Indonesia Kantor Cabang Bandara Internasional Supadio di kawasan Ekowisata Pelangi Kapuas Park, Kamis (27/8/2026).
Penanaman ini menjadi bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan melalui InJourney Green – Fokus Alam.Namun, program tersebut tidak hanya berbicara soal menanam pohon. Mangrove yang ditanam diharapkan menjadi pelindung alami kawasan pesisir sekaligus memperkuat potensi Pelangi Kapuas Park sebagai destinasi ekowisata yang dikelola bersama masyarakat.
Deputy Regional Human Capital & Business Support Kantor Regional VI PT Angkasa Pura Indonesia, Muhamad Haikal mengatakan, pihaknya ingin program lingkungan yang dilakukan memberi manfaat jangka panjang.
“Ini investasi jangka panjang untuk ekosistem pesisir dan masyarakat,” kata Haikal.
Menurut Haikal, keberadaan perusahaan di sekitar masyarakat harus dibarengi dengan kontribusi terhadap lingkungan.
“Kami ingin kehadiran perusahaan memberikan manfaat nyata bagi lingkungan dan masyarakat,” ujarnya.
Ia berharap keberadaan 14 ribu mangrove tersebut dapat memperkuat kawasan wisata sekaligus membuka peluang ekonomi bagi masyarakat sekitar.
“Mangrove ini juga diharapkan mendukung ekonomi masyarakat melalui ekowisata,” harapnya.
Sungai Kupah sendiri memiliki kawasan mangrove yang selama ini menjadi salah satu daya tarik Pelangi Kapuas Park.
Pengembangan kawasan tersebut tidak hanya mengandalkan keindahan alam, tetapi juga keterlibatan masyarakat dalam mengelolanya.
Karena itu, penanaman mangrove dinilai memiliki manfaat ganda. Di satu sisi menjaga kawasan pesisir dari ancaman abrasi dan membantu menyerap karbon, di sisi lain memperkuat daya tarik wisata berbasis lingkungan.
Kegiatan peluncuran dan penanaman simbolis turut dihadiri perwakilan Kepala Balai Pengelolaan Ekosistem Mangrove dan Gambut, Arhamin, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kubu Raya, Dedi Hidayat, Camat Sungai Kakap, Junaidi, Kepala Desa Sungai Kupah Ismail, serta tokoh lainnya.
PT Angkasa Pura Indonesia memastikan program TJSL akan terus diarahkan pada kegiatan yang berkelanjutan dan memberikan nilai tambah bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan. (Greg)
Penulis : Gregorius
Editor : -

Leave a comment