Merasa Dikuntit OTK dan Takut, Remaja Perempuan Jatuh dari Motor di Sungai Bemban

18 September 2026 14:22 WIB
Aparat kepolisian mengamankan motor korban. (Istimewa)

KUBU RAYA, insidepontianak.com – Isu dugaan pembegalan terhadap seorang remaja perempuan berusia 19 tahun di Kecamatan Sungai Kakap, Kubu Raya, ramai beredar di media sosial.

Video korban yang tengah terbaring di rumah sakit juga menyebar. Dalam rekaman tersebut, korban mengaku alami kecelakaan tunggal karena panik dikuntit orang tak dikenal dari belakang.

"Jatuh sendiri, tapi saya merasa diikuti orang makanya refleks ngebut," ujar korban singkat.

Penjelasan itulah yang ramai ditafsirkan bahwa korban diduga target pembegalan. Kasus ini pun kini tengah diselidiki kepolisan.

Kasubsi Penmas Polres Kubu Raya, Aiptu Ade, mengatakan peristiwa itu terjadi pada Rabu (16/9/2026) dini hari.

Korban terjatuh dari sepeda motor saat melintas di Jalan Sungai Bemban 26, Desa Punggur Kecil. Ia hendak pulang dari arah Jalan Gajahmada, Pontianak.

Menurut Ade, pengakuan korban, saat melintas di jalan itu, ia melihat pria mengendarai sepeda motor dan helm hitam mengikutinya dari belakang.

Karena panik, korban memacu kendaraannya lebih kencang. Nahas, motornya oleng hingga ia terjatuh.

“Korban mengalami luka robek pada tangan kiri serta luka di bagian kepala. Sepeda motor yang dikendarainya juga rusak berat,” jelasnya.

Ade menegaskan, dugaan penguntitan itu masih didalami untuk memastikan apakah pengendara misterius tersebut memang berniat jahat atau sekadar melintas di jalur yang sama.

"Peristiwa ini masih dalam penyelidikan dengan prinsip kehati-hatian untuk mengungkap kejadian yang sebenarnya,” tegas Ade.

Saat ini, Unit Reskrim Polsek Sungai Kakap telah melakukan olah TKP, memeriksa saksi, serta mendatangi korban yang masih dirawat di RSUD Soedarso.

Polisi juga menelusuri rekaman perjalanan korban untuk mencocokkan fakta lapangan dengan narasi yang beredar di media sosial.

“Kami minta masyarakat tetap tenang dan tidak terburu-buru menyimpulkan informasi yang beredar sebelum hasil penyelidikan keluar secara menyeluruh,” pesannya.***


Penulis : Gregorius
Editor : -

Leave a comment

Ok

Berita Populer

Seputar Kalbar