Air Terjun Engkanan Landak, Hidden Gem Asri Penuh Petualangan

23 Januari 2026 14:52 WIB
Air Terjun Enkanan yang terletak di Desa Bentiang, Kecamatan Air Besar, Kabupaten Landak/IST

LANDAK, Insidepontianak.com – Di balik perbukitan Desa Bentiang, Kecamatan Air Besar, Kabupaten Landak, Air Terjun Engkanan jatuh bebas dari ketinggian sekitar 30 meter. Aliran airnya menghantam bebatuan besar yang ditumbuhi lumut hijau, menciptakan panorama alami yang masih terjaga.

Perjalanan menuju lokasi bukan perkara mudah. Dari Kota Ngabang, waktu tempuh hampir empat jam harus dilalui dengan medan jalan yang penuh debu, berbatu, serta tanjakan-tanjakan curam yang menguji kendaraan dan kesabaran.

“Di beberapa titik jalannya rusak, berbatu, dan menanjak tajam. Debunya tebal sekali, terutama saat cuaca kering. Tapi justru di situ terasa petualangannya,” ujar Fadli, pengunjung asal Pontianak, Jumat (23/01/2026).

Semakin mendekati Desa Bentiang, udara terasa lebih sejuk. Pepohonan mulai rapat, jalanan menyempit, dan sinyal telepon perlahan menghilang, menandai kawasan yang masih jauh dari sentuhan modernisasi.

Sesampainya di lokasi, perjalanan panjang itu seolah terbayar. Gemuruh Air Terjun Engkanan terdengar dari kejauhan, memecah sunyi hutan.

Air jatuh bebas dari ketinggian, membentuk percikan halus yang menyebar di udara dan menghadirkan kesejukan alami.

“Begitu sampai dan melihat air terjunnya, rasa capek langsung hilang. Airnya jernih, suasananya tenang, benar-benar masih alami,” kata Fadli.

Keindahan Air Terjun Engkanan tak hanya terletak pada tinggi alirannya, tetapi juga pada lanskap sekitarnya. Tebing batu alami, pepohonan rimbun, dan kolam alami di bagian bawah berpadu menciptakan pemandangan yang asri. 

Cahaya matahari yang menembus celah dedaunan memantul di permukaan air, menambah kesan dramatis. Tak ada bangunan beton atau fasilitas mencolok di sekitar lokasi. Kawasan air terjun dibiarkan menyatu dengan alam. Suara air yang jatuh menjadi satu-satunya irama, ditemani angin dan kicau burung hutan.

Untuk menikmati keindahan Air Terjun Engkanan, pengunjung dikenakan biaya registrasi sebesar Rp10.000 per orang. Biaya tersebut dikelola oleh pemerintah desa setempat sebagai bagian dari upaya menjaga kebersihan dan kelestarian kawasan.

“Tempat seperti ini harus dijaga. Jalannya memang berat, tapi justru itu yang membuat alamnya masih utuh,” ujar Fadli.

Dengan keindahan yang masih alami dan tantangan perjalanan yang menyertainya, Air Terjun Engkanan menjadi salah satu destinasi wisata alam di Kabupaten Landak yang menawarkan pengalaman visual sekaligus petualangan, sebuah keindahan yang menuntut usaha untuk mencapainya. (*)


Penulis : Ya Wahyu
Editor : -

Leave a comment

ok

Berita Populer

Seputar Kalbar