Jelang Puasa, Harga Ayam Potong di Pasar Ngabang Naik, Rp 50.000 per kilogram
LANDAK, Insidepontianak.com - Kenaikan harga kebutuhan pokok kembali dikeluhkan oleh pedagang di Ngabang. Salah satu komoditas yang mengalami lonjakan signifikan adalah ayam potong di Pasar Rakyat Ngabang.
Dalam kurun waktu sekitar empat hari terakhir, harga ayam potong telah menyentuh angka Rp50.000 per kilogram.
Kenaikan ini dinilai cukup drastis mengingat harga normal biasanya berkisar di angka Rp38.000 hingga Rp42.000 per kilogram.
Menurut keterangan Ibu Daru, salah seorang penjual ayam potong di pasar Ngabang, kenaikan harga ini dipicu oleh tingginya modal yang harus dikeluarkan pedagang saat mengambil pasokan dari agen.
Kondisi ini memaksa para pedagang eceran untuk menyesuaikan harga jual agar tidak merugi. Ibu Daru mengungkapkan bahwa lonjakan harga ini merupakan yang tertinggi dalam dua tahun terakhir. Beliau membandingkan dengan kondisi masa lalu untuk memberikan gambaran betapa tingginya harga saat ini.
"Paling tinggi bisa sampai harga Rp50.000. Belum pernah ayam tinggi baru sekarang. Biasanya Rp40.000, kadang Rp42.000, Rp38.000 biasa. Tinggi sekarang. Selama dagang ayam ini sudah naik dua tahun, dua tahun yang lalu biasa Rp52.000, tapi baru sekarang Rp50.000 lagi," ujar Ibu Daru, Jumat (6/2/2026).
Meskipun pasokan ayam dari agen sejauh ini masih tergolong lancar dan tersedia setiap hari, daya beli masyarakat cenderung menurun akibat tingginya harga tersebut.
"Kalau hari-hari ini sepi, cuma 36 hingga 37 kilogram ayam, kalau pasar ramai, biasanya bisa 50 hingga 60 kilogram per hari," pungkasnya. (*)
Penulis : Ya Wahyu
Editor : -
Tags :

Leave a comment