BPBD Kalbar Dirikan Posko Siaga Lebaran, Antisipasi Banjir hingga Karhutla Saat Idulfitri

18 Maret 2026 13:48 WIB
Tim posko kesiapsiagaan di Kantor BPBD Kalbar, Kamis (18/3/2026). (inisdepontianak.com/Greg)

KUBU RAYA, insidepontianak.com - Menghadapi momentum mudik dan perayaan Idulfitri 1447 Hijriah, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalimantan Barat mendirikan Posko Kesiapsiagaan Lebaran.

Tujuannya, guna mengantisipasi potensi bencana di berbagai wilayah Kalbar, di antaranya bencana banjir dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Posko tersebut mulai beroperasi sejak 18 Maret hingga 21 Maret 2026 sebagai pusat komando penanganan darurat bencana selama periode Hari Raya.

Koordinator Harian UPT Pusdalops PB Kalbar, Daniel mengatakan posko ini berfungsi sebagai pusat koordinasi, pengendalian, pemantauan, hingga evaluasi penanganan bencana, terutama saat aktivitas masyarakat meningkat selama Lebaran.

“Posko kesiapsiagaan ini menjadi pusat komando untuk koordinasi dan pemantauan penanganan darurat bencana selama Idulfitri,” kata Daniel, Rabu (18/3/2026).

Menurut Daniel, pembentukan posko bertujuan meningkatkan kesiapsiagaan pemerintah sekaligus memastikan respons cepat apabila terjadi bencana di tengah mobilitas masyarakat yang tinggi.

Tak hanya memantau situasi, posko juga berperan mengumpulkan informasi potensi bencana, melakukan koordinasi lintas instansi, serta memberikan informasi dan bantuan kepada masyarakat terdampak.

“Melalui posko ini, kami melakukan pengumpulan data kondisi lapangan, koordinasi dengan instansi terkait dan masyarakat, serta pelaporan situasi secara berkala kepada gubernur dan pihak terkait,” jelasnya.

BPBD Kalbar sendiri telah memetakan sejumlah wilayah rawan bencana yang menjadi perhatian selama periode Lebaran. 

Berdasarkan data, terdapat lebih dari 500 desa dan kelurahan di Kalbar yang berpotensi terdampak banjir.

Selain itu, lebih dari 300 desa dan kelurahan juga masuk kategori rawan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

“Semua wilayah tetap kami pantau. Posko kesiapsiagaan ini tak hanya di tingkat provinsi, tetapi juga didirikan di seluruh BPBD kabupaten/kota,” tambah Daniel.

Sebagai bentuk layanan cepat kepada masyarakat, BPBD Kalbar juga membuka layanan call center yang dapat dihubungi jika terjadi bencana.

Masyarakat dapat melaporkan kejadian darurat melalui nomor 0812-6679-5555, yang aktif selama masa siaga Lebaran.

BPBD berharap keberadaan posko ini mampu mempercepat respons pemerintah sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat yang merayakan Idulfitri di Kalbar. (Greg)


Penulis : Gregorius
Editor : -

Leave a comment

Ok

Berita Populer

Seputar Kalbar