Konflik Lahan Tiga Perusahaan di Landak Dimediasi, Pemkab Cari Solusi Bersama

19 Maret 2026 14:14 WIB
Mediasi konflik tiga perusahaan di Kabupaten Landak, di Dinas Perkebunan/IST

LANDAK, Insidepontianak.com - Pemkab Landak mendorong penyelesaian konflik penggunaan lahan antara tiga perusahaan perkebunan melalui jalur mediasi, guna mencapai kesepakatan yang adil tanpa mengganggu stabilitas investasi.

Konflik ini dipicu oleh tumpang tindih klaim dan pemanfaatan lahan di area konsesi yang berbatasan antara PT Fortune Borneo Resources (FBR), PT Mustika Abadi Khatulistiwa (MAK), dan PT Satria Multi Sukses (SMS), di Mandor.

Selain itu, perbedaan penafsiran batas wilayah kerja serta aktivitas pengelolaan lahan di lapangan turut memperkeruh situasi.

Bupati Landak, Karolin Margret Natasa, memimpin langsung proses mediasi yang digelar Rabu (18/3/2026) sore.

Karolin menegaskan, pendekatan dialog menjadi kunci untuk menyelesaikan persoalan lahan yang kerap menimbulkan ketegangan, baik antarperusahaan maupun dengan masyarakat di sekitar wilayah konsesi.

“Semua konflik kita dorong diselesaikan lewat mediasi, agar ada titik temu yang adil bagi semua pihak,” ujarnya.

Ia menekankan, penyelesaian tidak boleh hanya mengakomodasi kepentingan investasi, tetapi juga harus memperhatikan suara masyarakat yang terdampak langsung.

Menurutnya, setiap keberatan warga perlu digali secara terbuka untuk menemukan akar persoalan, sehingga solusi yang dihasilkan tidak menimbulkan konflik baru.

“Kalau ada masalah, cari sumbernya dan selesaikan dengan bijak, tanpa memperkeruh situasi,” katanya.

Karolin juga mengingatkan agar penanganan konflik dilakukan secara proporsional. Ia mengibaratkan, penyelesaian masalah tidak boleh berlebihan hingga menimbulkan dampak yang lebih luas.

Melalui mediasi ini, Pemkab Landak menargetkan tercapainya kesepakatan penggunaan lahan bersama yang jelas, mengikat, dan mengacu pada regulasi, sekaligus menjaga keseimbangan antara kepentingan masyarakat dan keberlanjutan investasi di daerah. (*)


Penulis : Ya Wahyu
Editor : Wati Susilawati

Leave a comment

ok

Berita Populer

Seputar Kalbar