Di Tengah Beban Guru yang Kian Berat, KGBN Landak Siapkan Ruang Belajar Cari Solusi

29 Juni 2026 13:56 WIB
Ketua KGBN Kabupaten Landak, Andry Manongga/IST

LANDAK, Insidepontianak.com – Di tengah meningkatnya beban guru akibat keterbatasan tenaga pendidik dan tuntutan administrasi, Komunitas Guru Belajar Nusantara (KGBN) Kabupaten Landak berupaya menghadirkan ruang belajar yang tidak hanya meningkatkan kompetensi, tetapi juga menjadi wadah mencari solusi atas persoalan yang dihadapi oleh para guru.

Ketua KGBN Kabupaten Landak, Andry Manongga, mengatakan KGBN memiliki visi memperjuangkan pengembangan karier guru sekaligus memperkuat kolaborasi antarguru.

Menurutnya, kedua tujuan tersebut diwujudkan dengan menyelenggarakan pelatihan yang disusun berdasarkan kebutuhan nyata para guru, bukan sekadar menjalankan program rutin.

"Kami berusaha memastikan program pelatihan bagi guru itu relate, sesuai dengan kebutuhan guru," kata Andry, Senin (29/6/2026).

Salah satu upaya yang dilakukan adalah menghadirkan Temu Pendidik Nusantara (TPN) ke-13 yang akan digelar di Aula Kantor Bupati Landak pada 11 Juli 2026.

Melalui kegiatan tersebut, KGBN ingin membuka ruang diskusi mengenai berbagai persoalan yang saat ini dihadapi guru di Kabupaten Landak, mulai dari tingginya angka anak putus sekolah hingga beban administrasi yang masih menyita waktu pendidik.

Andry menilai persoalan-persoalan tersebut tidak dapat diselesaikan hanya dari sudut pandang guru di sekolah, tetapi membutuhkan dialog dengan berbagai pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan pendidikan.

Karena itu, TPN ke-13 akan mempertemukan guru dengan pemerintah daerah, Dinas Pendidikan, serta Kementerian Agama untuk membahas kondisi pendidikan di Kabupaten Landak sekaligus mencari solusi bersama.

Kegiatan tersebut juga akan menghadirkan sejumlah guru yang memiliki pengalaman hingga tingkat internasional untuk berbagi pengalaman dalam mengembangkan kompetensi dan meningkatkan kualitas pembelajaran.

Menurut Andry, pengalaman tersebut diharapkan dapat membuka cara pandang guru bahwa berbagai tantangan yang dihadapi, termasuk beban administrasi maupun keterbatasan sumber daya, tidak menjadi penghalang untuk terus berkembang.

"Harapannya kami memberikan kesempatan bagi para guru untuk membuka mindset atau membangun growth mindset sehingga mereka tidak hanya terpaku pada tantangan yang dihadapi, tetapi juga melihat peluang untuk terus berkembang," ujarnya. (*)


Penulis : Ya Wahyu
Editor : -

Leave a comment

ok

Berita Populer

Seputar Kalbar