Ibu dan Anak di Landak Ditemukan Tewas dengan Tangan dan Kaki Terikat
LANDAK, insidepontianak.com – Suasana Desa Angkanyar, Kecamatan Kuala Behe, Kabupaten Landak, mendadak geger, pada Jumat (7/8/2026) malam.
Dua warga, ibu dan anak, ditemukan tewas di hutan dengan kondisi tangan dan kaki terikat. Tak hanya itu, tali juga melilit hingga ke leher kedua korban.
“Sampai leher diikat. Ini kejadian tersadis di Angkanyar,” ujar Kepala Desa Angkanyar, Anton, saat dihubungi Insidepontianak.com, Sabtu (8/8/2026).
Sebelumnya, kedua korban dilaporkan hilang oleh keluarga. Dari situlah pencarian dilakukan dan akhirnya berhasil ditemukan dalam kondisi sudah tak bernyawa.
Informasi di lapangan menyebutkan, korban diduga kuat mengalami penganiayaan berat yang mengarah pada aksi perampokan.
Namun, Anton mengimbau semua pihak untuk bersabar dan menunggu hasil penyelidikan resmi dari kepolisian agar tidak memicu spekulasi liar.
“Mungkin untuk kronologi detailnya, biar pihak kepolisian saja yang menjelaskan,” ucapnya.
Kapolsek Kuala Behe, Iptu Handoko Warih, memastikan kasus ini sudah ditangani. Penyelidikan tengah berlangsung intensif. Sejumlah bukti dan keterangan saksi terus dikumpulkan.
“Penanganan selanjutnya dilakukan oleh Satreskrim Polres Landak,” terang Handoko.
Saat ini, kedua jasad korban telah dievakuasi ke RSUD Landak untuk menjalani autopsi guna mengungkap penyebab pasti kematian serta kondisi korban sebelum tewas.***
Penulis : Wahyu
Editor : -

Leave a comment