Ditemukan Tewas di Kebun, Ibu dan Anak di Landak Diduga Dirampok, Uang Rp135 Juta dan Emas Raib
LANDAK, insidepontianak.com – Ibu dan anak yang ditemukan tewas di kebun Desa Angkanyar, Kecamatan Kuala Behe, Kabupaten Landak, diduga kuat dirampok lalu dibunuh.
Keduanya diketahui bernama Asniwati (39) dan anaknya berinisial DN (4). Kasatreskrim Polres Landak, AKP Kuswiyanto, menjelaskan mereka sempat dilaporkan hilang oleh pihak keluarga.
Pencarian pun dilakukan hingga akhirnya jasad ibu dan anak tersebut ditemukan pada Jumat (7/8/2026) malam. Korban yang pertama kali ditemukan adalah sang anak dengan kondisi tangan dan kaki terikat.
"Jarak dari lokasi penemuan anak, kurang lebih 20 meter, ditemukan ibunya dengan kondisi yang sama," terang Kuswiyanto, Sabtu (8/8/2026).
Lokasi penemuan jasad korban berjarak sekitar 50 meter dari sebuah pondok. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal atau visum luar, polisi menemukan sejumlah luka pada tubuh korban.
"Kemudian ada bekas jeratan di leher keduanya," jelasnya.
Dugaan motif perampokan menguat karena saat kejadian korban Asniwati diketahui membawa uang tunai sekitar Rp135 juta dan perhiasan emas sebanyak 30 gram.
"Saat jasad ditemukan, uang beserta emas tersebut sudah tidak ada," tambahnya.
Saat ini Satreskrim Polres Landak terus bergerak mengumpulkan bukti-bukti dan memburu pelaku yang menghabisi kedua korban.
"Mudah-mudahan kita bisa segera mengungkap dan menangkap pelakunya," harap Kuswiyanto.
Sebelumnya, Kepala Desa Angkanyar, Anton, mengonfirmasi Asniwati dan anaknya merupakan warga Dusun Reo Behe. Peristiwa tragis ini kontan membuat geger warga sekampung.
"Ini kejadian tersadis di Angkanyar," ucap Anton.
Ia pun mengimbau seluruh pihak menyerahkan penanganan kasus ini sepenuhnya kepada pihak kepolisian, dan pelaku segera ditangkap.***
Penulis : Wahyu
Editor : -

Leave a comment