271 Titik Panas Terdeteksi di Landak, Tiga Kecamatan Jadi Perhatian
LANDAK, Insidepontianak.com – Sebanyak 271 titik panas (hotspot) terdeteksi di Kabupaten Landak berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang dirilis pada 9 Agustus 2026.
Bupati Landak Karolin Margret Natasa mengatakan, ratusan titik panas tersebut terdeteksi di tiga kecamatan, yakni Air Besar, Kuala Behe dan Menyuke.
"Data sebaran titik hotspot Kabupaten Landak berdasarkan data BMKG yang rilis tanggal 9 Agustus, terdapat 271 titik hotspot di Kecamatan Air Besar, Kuala Behe, dan Menyuke," kata Karolin, Senin (10/8/2026).
Menurut Karolin, munculnya ratusan titik panas tersebut menjadi peringatan bagi pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan untuk meningkatkan kewaspadaan menghadapi sisa musim kemarau.
Kewaspadaan terutama diperlukan di wilayah yang memiliki kawasan gambut. Karolin menyebut, Kabupaten Landak memiliki sekitar 103.314,25 hektare wilayah hidrologis gambut yang tersebar di Kecamatan Mandor, Ngabang, Sebangki, Sengah Temila dan Jelimpo.
Menurut Karolin, karakteristik kawasan gambut membuat upaya pencegahan harus dilakukan lebih awal. Pemerintah tidak boleh menunggu hingga kebakaran meluas baru melakukan penanganan.
"Maka saya berpesan pada daerah-daerah yang tadi sudah saya sebutkan merupakan wilayah gambut agar kita lebih siaga dan lebih waspada lagi dalam menghadapi sisa musim kemarau," ujarnya.
Ancaman karhutla tahun ini juga perlu mendapat perhatian lebih serius menyusul indikasi berkembangnya fenomena El Nino. Kondisi tersebut berpotensi meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan di sejumlah wilayah.
Karolin mengatakan, pemerintah menempatkan pencegahan sebagai prioritas dalam pengendalian karhutla.
Langkah tersebut dilakukan melalui deteksi dini titik panas, patroli terpadu, penguatan posko siaga, pengelolaan tata air gambut serta pengawasan kawasan rawan dan wilayah konsesi.
"Jangan menunggu kebakaran membesar baru bertindak. Pencegahan harus dilakukan sedini mungkin," pungkasnya. (*)
Penulis : Ya Wahyu
Editor : -

Leave a comment