Sinergi Pemuda di Mempawah Lawan Kabut Asap Karhutla, Bagikan Ribuan Masker kepada Masyarakat
MEMPAWAH, insidepontianak.com – Kebakaran lahan di Kabupaten Mempawah mulai terasa dampaknya. Kabut asap meningkat. Udara tercemar.
Situasi ini memicu peningkatan penyakit infeksi saluran pernapasan akut (ISPA). Sebab, paru-paru sangat rentan terhadap paparan asap dan jerebu.
Situasi itu membuat para pemuda bergerak. Mereka turun ke jalan membagikan masker gratis, sebagai langkah meminimalisir dampak kabut asap terhadap kesehatan.
Aksi sosial ini melibatkan banyak organisasi. Mulai dari Persatuan Mahasiswa Mempawah (PRIMA), Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama, Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama, hingga Karang Taruna Kelurahan Sungai Pinyuh.
Ribuan masker pun dibagikan di wilayah Sungai Pinyuh. Titiknya menyebar: di perempatan jalan dan pusat keramaian. Pembagian masker menyasar pengendara, pedagang, sampai kelompok rentan yang tetap harus bekerja di tengah kualitas udara yang menurun.
Koordinator Aksi PRISMA, Muhammad Syifa As Siddiq, menyebut kolaborasi ini bukti kekompakan pemuda yang peduli terhadap situasi yang terjadi saat ini.
“Pemuda Mempawah satu frekuensi,” ujarnya.
Ketua Karang Taruna Sungai Pinyuh, Ega Minang, mengatakan kegiatan ini bukan hanya soal kesehatan. Tapi juga sekaligus mempererat silaturahmi antarorganisasi pemuda di tingkat kecamatan.
Melalui aksi tersebut, PRISMA dan seluruh mitra mengajak masyarakat tetap waspada. Gunakan masker saat di luar rumah. Jaga lingkungan agar titik api tak meluas lagi.
Sabagai informasi, kebakaran lahan di Kabupaten Mempawah terjadi di Desa Galang, Kecamatan Sungai Pinyuh. Luas lahan yang terbakar mencapai ratusan hektare.***
Penulis : Andi Ridwansyah
Editor : -
Tags :

Leave a comment