Waspadai Virus Nipah, Dinkes Pontianak Perketat Pemantauan Lewat Puskesmas dan Klinik

4 Februari 2026 12:01 WIB
Ilustrasi - Sampel darah Virus Nipah. (Net)

PONTIANAK, insidepontianak.com – Kasus Virus Nipah belum ditemukan di Kota Pontianak. Meski begitu, pemantauan di seluruh fasilitas pelayanan kesehatan terus diperketat.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Pontianak, Saptiko, mengatakan pengawasan dilakukan di rumah sakit, puskesmas, hingga klinik. Pemantauan difokuskan pada pasien dengan gejala infeksi saluran pernapasan.

“Seluruh fasilitas kesehatan sudah memperketat pemantauan, terutama terhadap pasien dengan gejala gangguan pernapasan,” ujarnya.

Virus Nipah menjadi perhatian karena merupakan penyakit zoonosis. Penularannya berasal dari hewan ke manusia. Gejala awal infeksi juga kerap menyerupai flu.

“Karena itu, kami melakukan pemantauan ketat terhadap kasus infeksi saluran pernapasan di semua fasilitas kesehatan,” jelasnya.

Selain pengawasan medis, Dinkes juga meningkatkan edukasi kepada masyarakat. Tenaga kesehatan diminta aktif memberikan penjelasan kepada pasien dan pengunjung fasilitas kesehatan mengenai risiko penularan dan gejala penyakit.

Saptiko menjelaskan, virus dapat menyebar antarmanusia melalui cairan tubuh, seperti air liur, droplet, dan batuk. Karena itu, masyarakat diimbau segera memeriksakan diri jika mengalami gejala mencurigakan.

“Jika mengalami demam tinggi disertai gangguan pernapasan atau penurunan kesadaran, segera datang ke fasilitas kesehatan terdekat,” pesannya.

Meski belum ditemukan kasus, masyarakat diminta tetap tenang dan tidak panik, tapi wajib meningkatkan kewaspadaan. 

“Tetap menjaga kesehatan,” tutup Saptiko.***


Penulis : Andi Ridwansyah
Editor : -

Leave a comment

ok

Berita Populer

Seputar Kalbar