Viral, Truck Bermuatan Drum Tabrak Warung Warga Mentebah di Kapuas Hulu

16 Maret 2026 15:01 WIB
Caption: Terlihat puluhan drum di dalam truk yang menabrak warung warga di Desa Tanjung Intan Kecamatan Mentebah, Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat, Senin (16/03/2026). (Insidepontianak/Istimewa).

KAPUAS HULU, insidepontianak.com - Sebuah kendaraan truck bermuatan puluhan drum besi berwarna merah menabrak sebuah warung dan tiang listrik di Desa Tanjung Intan, Kecamatan Mentebah, Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimanttersebut, sekitar pukul 08.00 WIB, Senin pagi (16/03/2026). 

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun akibat hantaman truck bernomor polisi KB 8066 BL, sebuah warung dan jembatan kayu mengalami kerusakan berat. 

Kapolsek Mentebah IPTU Didik Rianto menjelaskan pihaknya sudah mendatangi lokasi kejadian dan mengamankan truck. 

"Warung dan jembatan kayu ke rumah warga rusak berat, sedangkan sopir dan kernet mengalami luka ringan," kata IPTU Didik Rianto, di Putussibau, Senin (16/03/2026). 

Didik mengungkapkan berdasarkan keterangan yang diperoleh di lokasi kejadian, truck tersebut sebelumnya melaju dari arah Pontianak menuju Putussibau. 

Saat melintas di Dusun Bangan Permai, kendaraan tiba-tiba hilang kendali hingga menabrak sebuah warung milik warga serta jembatan atau gertak kayu yang menjadi akses menuju rumah warga di sisi kanan jalan.

Akibat kejadian tersebut, warung dan jembatan kayu mengalami kerusakan berat. Sementara satu unit truck terperosok dari bahu jalan ke jurang dengan kedalaman sekitar dua meter.

Menurut Didik, truck yang dikendarai Sukiman (38) beserta Arief Floras (24) saat kejadian sedang membawa 20 drum besi kosong. 

"Dari kedua belah pihak sepakat untuk menyelesaikan secara kekeluargaan dan pemilik truck juga menyatakan kesediaannya untuk mengganti kerugian atas kerusakan warung milik warga akibat kecelakaan tersebut," jelas Didik. 

Sedangkan, korban telah kembali ke kediamannya di Kecamatan Kalis setelah mendapatkan penanganan medis. 

Sementara itu, dari informasi yang dihimpun Insidepontianak, dan keterangan warga setempat yang viral di media sosial truk bermuatan drum tersebut diduga digunakan untuk mengangkut bahan bakar minyak (BBM) jenis solar. 

Hingga saat ini, peristiwa tersebut masih menjadi bahan perbincangan publik di tengah isu kelangkaan BBM dan mahalnya BBM subsidi di tengah masyarakat. (*) 


Penulis : Teofilusianto Timotius
Editor : -

Leave a comment

ok

Berita Populer

Seputar Kalbar