Setelah Beras, Belanja Rokok Dominasi Pengeluaran Masyarakat Miskin

9 Februari 2026 09:23 WIB
Kepala BPS Kalimantan Barat, Muhammad Saichudin. (Istimewa)

PONTIANAK, insidepontianak.com – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, belanja rokok menempati posisi pengeluaran terbesar kedua di kalangan masyarakat miskin.

Sementara urutan teratas masih ditempati belanja beras. Setelah itu, baru disusul belanja telur ayam ras, daging ayam ras, dan mi instan.

“Sebagian besar pengeluaran masyarakat kurang mampu ada di situ,” ujar Kepala BPS Kalbar, Saichudin, Senin (9/2/2026).

Ia menjelaskan, konsumsi makanan dan nonmakanan menjadi indikator utama dalam penghitungan tingkat kemiskinan.

Rokok, meski bukan kebutuhan pokok, masuk dalam kelompok konsumsi makanan karena dihitung berdasarkan standar kalori.

Data BPS pun mencatat, konsumsi rokok kretek filter di wilayah perkotaan mencapai 15,53 persen per kapita per bulan. Sementara di perdesaan mencapai 12,39 persen.

“Penilaian kemiskinan dilihat dari nilai rupiah pengeluaran, sekitar Rp650 ribu per kapita per bulan. Salah satu komponennya adalah konsumsi rokok,” jelasnya.

Saichudin menegaskan, rokok kretek filter masih menjadi komoditas dominan dalam struktur pengeluaran masyarakat miskin.

“Rokok kretek filter itu dominan. Posisinya nomor dua setelah beras,” pungkasnya.***


Penulis : Dina Prihatini Wardoyo
Editor : -

Leave a comment

ok

Berita Populer

Seputar Kalbar