UNTAN Dorong Percepatan Studi Mahasiswa S2–S3 Lewat Kurikulum OBE
PONTIANAK, insidepontianak.com – Universitas Tanjungpura (UNTAN) tancap gas merapikan Kurikulum Outcome Based Education (OBE) di Pascasarjana. Targetnya, mahasiswa S2 dan S3 lulus tepat waktu, sehingga tidak menua di bangku kuliah.
Agenda ini dibahas dalam sharing session penyusunan kurikulum Outcome-Based Education (OBE) di Ruang Rapat Kecil lantai 3 Rektorat UNTAN, Jumat (13/2/2026). Dipimpin Direktur Pascasarjana, Dr Maimunah.
Di forum itu, disampaikan kunci utama percepatan studi: proposal riset jangan ditunda. Semester awal harus sudah mulai.
Ketua Program Doktor Teknik Elektro Fakultas Teknik UNTAN, Prof Ismail Yusuf, bilang hambatan terbesar mahasiswa ada di proposal tesis dan disertasi. Di situlah waktu paling banyak habis.
“Sejak semester pertama kami langsung dorong mahasiswa menyiapkan proposal. Hasilnya terlihat. Hampir 80 persen mahasiswa Magister Teknik bisa lulus tiga semester,” ujarnya.
Kurikulum OBE disusun lebih terstruktur. Alurnya jelas. Mahasiswa tidak lagi bingung mau mulai dari mana. Sementara dosen juga punya standar pendampingan yang sama.
Forum ini juga menghadirkan Rektor Institut Teknologi BJ Habibie, Prof. Ansar Suyuti. Ia berbagi pengalaman percepatan studi berbasis OBE.
Menurutnya, kalau proposal selesai di semester satu atau dua, peluang lulus tepat waktu melonjak drastis.
Ia mencontohkan praktik lama di Universitas Hasanuddin. Ada aturan tegas: bila belum seminar di tahun awal, nilai tak bisa maksimal.
Pola itu kini mulai diterapkan di UNTAN. Banyak mahasiswa S2 sudah bisa selesai sekitar 1,5 tahun karena disiplin dengan tahapan studi.
“Kami dorong seminar proposal sejak tahun pertama,” katanya.
Dengan penerapan kurikulum OBE, ke depan diharapkan tak ada lagi mahasiswa S2 dan S3 tertahan kelulusannya, apalagi sampai drop out.
Forum sharing session penyusunan kurikulum OBE ini pun diikuti seluruh ketua program studi pascasarjana UNTAN. Tujuannya menyamakan ritme pengelolaan akademik.
Ke depan, kampus menargetkan pembelajaran lebih efektif, riset lebih cepat jalan, dan masa studi kembali ke jalur ideal.***
Penulis : Gregorius
Editor : -
Tags :

Leave a comment