Demo Mahasiswa di DPRD Kalbar Kritisi MBG: “Maling Berkedok Gizi” dan Serukan Reformasi

26 Februari 2026 18:52 WIB
Mahasiswa berorasi di Gedung DPRD Kalbar mengkritik program makan bergizi gratis (MBG) Kamis (26/2/2026). (Insidepontianak.com/Gregorius)

PONTIANAK, insidepontianak.com – Aksi demonstrasi mahasiswa di Gedung DPRD Kalimantan Barat, Jalan Ahmad Yani, Pontianak, lantang mengkritik program Makan Bergizi Gratis (MBG), Kamis (26/2/2026). Sorak-sorai menolak MBG menggema.

“Maling berkedok gizi!” teriak mahasiswa.

Ungkapan itu merupakan bentuk protes atas pelaksanaan MBG yang dinilai gagal. Tidak tepat sasaran. Tidak transparan. Tudingan tersebut bukan tanpa dasar.

Di Kalbar, dugaan keracunan dialami siswa usai mengonsumsi MBG setidaknya tercatat terjadi di Kabupaten Ketapang, Kayong Utara, Kapuas Hulu, dan Landak.

Persoalan lain turut mencuat. Menu MBG saat Ramadan belakangan diprotes orang tua dan guru. Sajian yang diterima siswa dinilai tak sebanding dengan anggaran. Di SMA Negeri 1 Rasau Jaya, paket MBG bahkan dikembalikan.

“Jangan sampai anggaran besar justru jadi bencana. Kalau tak transparan, ini patut dicurigai,” teriak salah satu orator.

“Reformasi!” pekik mahasiswa bersahutan.

Di sela orasi yang bergantian, yel-yel “Hidup Mahasiswa!” terus menggema, membakar semangat aksi. Ban dibakar di halaman kantor sebagai simbol perlawanan. Aparat berjaga ketat mengawal demonstrasi.

Sejumlah anggota DPRD Kalbar turun menemui massa, di antaranya Prabasa Anantatur, Zulfydar Zaidar Mochtar, dan Nofal Nofiendra. Mahasiswa diajak berdialog di Ruang Melati, lantai dua Gedung Parlemen Kalbar.***


Penulis : Gregorius
Editor : -

Leave a comment

ok

Berita Populer

Seputar Kalbar