Jaga Harmonisasi, Cap Go Meh 2026 Pemangkat Digelar Tanpa Pawai

26 Februari 2026 15:08 WIB
Vihara Tri Dharma Bumi Raya Pemangkat/IST

SAMBAS, insidepontianak.com – Lampion-lampion merah tetap akan menyala. Doa-doa tetap akan dipanjatkan. Aroma hio masih akan memenuhi udara malam. Namun, tahun ini, tak ada barisan pawai yang melintas di jalanan Pemangkat.

Pengurus Vihara Tri Dharma Bumi Raya Pemangkat memastikan perayaan Cap Go Meh 2026 digelar tanpa pawai dan dipusatkan sepenuhnya di dalam lingkungan vihara. Sebuah keputusan yang lahir bukan dari keterpaksaan, melainkan dari pertimbangan dan rasa saling menghormati.

Tahun ini, Cap Go Meh bertepatan dengan Bulan Suci Ramadan 1447 Hijriah. Di tengah suasana umat Muslim menjalankan ibadah puasa, pengurus vihara memilih merayakan dengan cara yang lebih tenang dan sederhana.

“Kami mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa kepada saudara-saudara Muslim. Perayaan Cap Go Meh tahun ini akan dilaksanakan di dalam lingkungan vihara secara sederhana tanpa ada pawai,” ujar Jongket, pengurus vihara, Kamis (26/2/2026). 

Keputusan tersebut, kata dia, telah melalui pertimbangan matang dengan melihat situasi dan kondisi daerah. Bagi mereka, menjaga ketertiban dan keharmonisan adalah bagian dari makna perayaan itu sendiri.

Di dalam vihara, rangkaian ibadah akan tetap berlangsung. Umat akan berkumpul, berdoa, dan memaknai Cap Go Meh sebagai momentum syukur sekaligus refleksi. Tanpa gemerlap arak-arakan di jalan raya, perayaan justru diharapkan terasa lebih khidmat.

Cap Go Meh selama ini dikenal sebagai puncak perayaan Tahun Baru Imlek yang identik dengan atraksi budaya dan pawai meriah. Namun di Pemangkat tahun ini, makna spiritual ditempatkan di atas kemeriahan.

“Yang terpenting adalah esensinya. Kami ingin suasana tetap damai, aman, dan saling menghormati,” tambah Jongket.

Langkah tersebut juga menjadi simbol toleransi yang telah lama tumbuh di Kabupaten Sambas. Di tengah keberagaman, masyarakat memilih menjaga harmoni sebagai fondasi bersama.

Pengurus vihara turut menyampaikan apresiasi kepada Polres Sambas, TNI, Kejaksaan Negeri, Pengadilan Negeri, serta Pemerintah Daerah atas dukungan dan kerja sama dalam menjaga situasi tetap kondusif.

Di Pemangkat, Cap Go Meh 2026 mungkin tak dirayakan dengan iring-iringan di jalanan. Namun dalam sunyi doa dan cahaya lampion di dalam vihara, semangat kebersamaan tetap menyala, lebih lembut, tetapi tak kalah bermakna. (*)


Penulis : Antonia Sentia
Editor : -

Leave a comment

ok

Berita Populer

Seputar Kalbar