Mahasiswa Geruduk DPRD Kalbar, Desak Evaluasi Total MBG dan Polri

26 Februari 2026 16:31 WIB
Mahasiswa berorasi di gedung DPRD Kalimantan Barat menuntut MBG dan Polri dievaluasi total. (Istimewa)

PONTIANAK, insidepontianak.com – Ratusan mahasiswa menggeruduk gedung DPRD Kalimantan Barat, di Jalan Ahmad Yani Pontianak, Kamis (26/2/2026).

Mereka pun membakar ban bekas di depan pintu masuk. Asap hitam mengepul. Aksi itu merupakan simbol perlawanan. Mahasiswa menuntut: evaluasi total program makan bergizi gratis (MBG).

Sebab, Badan Gizi Nasional yang dinilai gagal menjamin keamanan dan kualitas makanan bagi siswa.

Dalam orasi, mahasiswa pun menyinggung rentetan kasus keracunan di sejumlah sekolah tanpa ada evaluasi serius dalam pelaksanaan MBG.

“Di tengah banyaknya siswa keracunan, Badan Gizi Nasional justru diberi penghargaan. Ini kegagalan yang ditutup-tutupi. Harus dievaluasi total!” teriak salah satu orator.

Spanduk bertuliskan “Evaluasi Total MBG dan Polri #PrabowoAntekAntekAsing” dibentangkan di barisan depan. Kritik diarahkan ke pemerintah pusat.

Salah satu koordinator lapangan menyebut program MBG berpotensi sarat kepentingan politik elektoral. 

“Kami khawatir MBG bukan murni untuk siswa, tapi untuk elite politik. Jangan sampai jadi alat melanggengkan kekuasaan 2029,” ujarnya.

Mahasiswa juga menyoroti keterlibatan kepolisian dalam pelaksanaan program. Mereka mempertanyakan kebijakan yang menugaskan aparat ikut membangun dapur MBG.

“Aparat diberi tugas membangun dapur. Ini preseden buruk. Fungsi penegakan hukum jangan dicampur dengan program yang berpotensi politis,” tegasnya.

Aksi tak hanya menyorot MBG. Mahasiswa turut mengkritik ketimpangan pembangunan dan kerusakan lingkungan di Kalimantan Barat.

Aktivitas perkebunan dan pertambangan dinilai lebih banyak menyisakan masalah daripada kesejahteraan.

Di bawah pengawalan ketat aparat, massa terus mendesak DPRD Kalbar bersikap tegas. Mereka meminta wakil rakyat memanggil pihak terkait dan memastikan evaluasi menyeluruh dilakukan secara transparan. Hingga berita ini diturunkan, aksi masih berlangsung di Kantor DPRD Kalbar.***

 


Penulis : Gregorius
Editor : -

Leave a comment

ok

Berita Populer

Seputar Kalbar