Potensi Wisata Alam di Landak Tak Dapat Tergarap Maksimal, Terkendala Status Lahan
LANDAK, Insidepontianak.com - Potensi pariwisata di Kabupaten Landak sebenarnya menyimpan peluang besar sebagai penyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Namun, di balik keindahan alamnya, terselip tantangan pelik yang membuat aliran retribusi dari potensi tersebut tak dapat tergarap maksimal.
Masalah utamanya bukan pada kurangnya minat pengunjung, melainkan status kepemilikan lahan di objek-objek wisata tersebut yang mayoritas masih dikuasai oleh individu atau milik pribadi. Kondisi ini menciptakan dilema bagi pemerintah daerah dalam melakukan intervensi pembangunan.
Kepala Dinas Kebudayaan, Pemuda Olahraga, dan Pariwisata Kabupaten Landak, dr. Pius Edwin Wiwin, mengakui, status kepemilikan lahan ini menjadi tembok pembatas bagi pemerintah.
Menurutnya, meski kunjungan wisatawan terus mengalir, pemerintah tidak bisa serta-merta masuk ke area privat untuk menerapkan aturan retribusi tanpa dasar hukum dan kerja sama yang tepat.
"Tapi terus terang, memang tempat wisata di tempat kita ini sebagian besar itu adalah lahan-lahan milik pribadi, yang memang kadang-kadang ya susah juga kita mau intervensi lebih jauh untuk tempat mereka," ungkap dr. Pius, Kamis (26/2/2026).
Hingga saat ini, pemerintah daerah masih berupaya mencari formula yang tepat agar potensi wisata di lahan pribadi ini tetap bisa berkembang sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi daerah.
Fokus utamanya adalah bagaimana menciptakan pola kemitraan yang saling menguntungkan antara pemilik lahan dan pemerintah, sehingga wisatawan tetap nyaman berkunjung dan ada kontribusi retribusi yang bisa dipungut secara resmi.
"Tapi bagaimana caranya ini juga bisa berkembang, orang datang, dan juga ada retribusi-retribusi yang bisa," ujarnya.
Langkah ini dianggap krusial agar sektor pariwisata tidak hanya menjadi tontonan, tetapi benar-benar menjadi aset potensial yang mampu menggerakkan roda ekonomi Kabupaten Landak secara berkelanjutan. (*)
Penulis : Ya Wahyu
Editor : -
Tags :

Leave a comment