Lima Kendaraan Terlibat Tabrakan Beruntun di Trans Kalimantan, Rumah Warga Ikut Terdampak

9 Juni 2026 15:16 WIB
Sebuah pick up menggeruduk rumah warga akibat insiden kecelakan beruntun di Jalan Trans Kalimantan, Kecamatan Sungai Ambawang, Kubu Raya, Selasa (9/6/2026) pagi.

KUBU RAYA, insidepontianak.com – Kecelakaan beruntun melibatkan lima kendaraan terjadi di ruas Jalan Trans Kalimantan KM 33, Desa Pancaroba, Kecamatan Sungai Ambawang, Kubu Raya, Selasa (9/6/2026) pagi. 

Insiden ini juga menyebabkan satu rumah warga terdampak akibat kendaraan yang keluar jalur.

Arus lalu lintas di jalur utama penghubung antarkabupaten sempat terganggu akibat rangkaian kecelakaan yang terjadi dalam dua fase berbeda.

Kasat Lantas Polres Kubu Raya, IPTU J. Effendhy Kusuma menegaskan, penyebab utama kecelakaan adalah kelalaian pengendara dalam menjaga jarak aman.

“Semua bermula dari kelalaian menjaga jarak aman,” kata Effendhy.

Ia mengungkapkan, peristiwa bermula saat mobil Pick Up KB 8841 SI yang dikemudikan Angap melaju dari arah Tayan menuju Kota Pontianak. 

Sesampainya di lokasi kejadian (TKP), kendaraan tersebut memperlambat laju karena hendak berbelok ke kiri.

Namun dari belakang, truk tangki KB 8420 WB yang dikemudikan Muhammad Budi diduga melaju dan gagal mengantisipasi kondisi lalu lintas di depannya.

“Truk tangki langsung menabrak bagian belakang pick up. Benturan keras membuat kendaraan terpental hingga keluar jalur dan menghantam rumah warga bernama Jiki yang berada di sisi kiri jalan,” ujar Effendhy.

Sekitar 20 menit kemudian, arus lalu lintas di lokasi belum sepenuhnya normal dan mulai terjadi penumpukan kendaraan.

Sebuah minibus KB 1275 UL yang dikemudikan Zarman melambat akibat kepadatan di depan.

Nahas dari belakang, truk KB 8706 MZ yang dikemudikan Kahari Dwi Saputra kembali gagal menjaga jarak dan menghantam minibus hingga terperosok ke parit di sisi kiri jalan.

“Minibus terdorong masuk ke parit akibat benturan dari belakang,” jelas Effendhy.

Tak sampai di situ, truk tersebut kemudian kehilangan kendali, membanting setir ke kanan jalan, dan menyapu sepeda motor KB 5002 YX milik Kimju yang terparkir di bahu jalan. 

"Kendaraan tersebut juga ikut terperosok ke dalam parit," tambahnya.

Berdasarkan hasil olah TKP dan keterangan saksi, kepolisian menduga kuat kecelakaan ini terjadi akibat faktor kelalaian manusia (human error), terutama kurangnya jarak aman antar kendaraan.

“Dari peristiwa ini kami pastikan tidak ada korban jiwa. Seluruh pengendara dan warga yang rumahnya terdampak dalam kondisi selamat,” tegas Effendhy.

Meski demikian, kerugian material cukup besar akibat rangkaian kecelakaan tersebut.

Effendhy menegaskan, Satlantas Polres Kubu Raya masih melakukan pendalaman kasus, termasuk pemeriksaan lanjutan terhadap para pengemudi serta pendataan kerugian.

Di sisi lain, ia mengimbau seluruh pengguna jalan, khususnya kendaraan besar di jalur Trans Kalimantan, agar selalu menjaga jarak aman dan meningkatkan kewaspadaan untuk mencegah kejadian serupa terulang kembali. (Greg)


Penulis : Gregorius
Editor : -

Leave a comment

ok

Berita Populer

Seputar Kalbar