Karyawan Sawit di Seberuang Kapuas Hulu Temukan Mayat di Bawah Jembatan, Diduga Kecelakaan Tunggal

12 Agustus 2026 09:18 WIB
Proses evakuasi jenazah korban. (Istimewa)

KAPUAS HULU, insidepontianak.com — Karyawan perusahaan perkebunan kelapa sawit di Kecamatan Seberuang, Kabupaten Kapuas Hulu, temukan mayat pria mengambang di bawah Jembatan Sebalang Pondok 2, Desa Nanga Pala, Selasa (12/8/2026). 

Kejadian tersebut langsung dilaporkan ke aparat kepolisian setempat. Petugas pun segera datang melakukan evakuasi. Korban teridentifikasi bernama Ramadhan, warga Desa Sandung Patah, Kecamatan Bika.

Di lokasi, petugas juga menemukan satu unit sepeda motor. Kasi Humas Polres Kapuas Hulu, Iptu Jamali, mengungkapkan korban diperkirakan meninggal dunia pada Selasa (11/8/2026).

"Diduga korban meninggal dunia akibat kecelakaan tunggal," ungkap Jamali, Rabu (12/8/2026).

Jasad korban pertama kali dilihat oleh dua karyawan PT AMS: Karmin dan Hendrikus, pada Selasa (11/8/2026) pagi, sekitar pukul 07.00 WIB, saat keduanya melintas di jembatan tersebut. 

Waktu itu, mereka melihat sosok mengambang di air yang menyerupai tubuh manusia. Namun sempat diabaikan karena buru-buru hendak bekerja. 

Karena penasaran, sekitar pukul 18.00 WIB, kedua saksi kembali ke jembatan untuk memastikan penglihatan mereka. Saat diperiksa, ternyata benda mengambang tersebut adalah jasad pria dalam posisi telungkup bersama satu unit sepeda motor di sampingnya.

"Para saksi kemudian melaporkan kejadian itu ke pihak manajemen perusahaan untuk diteruskan ke Polsek Seberuang," jelas Jamali.

Berdasarkan keterangan adik korban, beberapa hari sebelumnya, almarhum pergi menghadiri acara resepsi pernikahan yang menyajikan hiburan organ tunggal.

Diduga saat perjalanan pulang, korban mengalami kecelakaan tunggal hingga terjatuh bersama sepeda motornya ke bawah jembatan yang tidak memiliki pagar pembatas di sisi kiri dan kanannya.

Pihak keluarga korban menolak dilakukan proses visum dan menyatakan telah mengikhlaskan kejadian tersebut sebagai musibah.

"Atas permintaan pihak keluarga, jenazah langsung dibawa ke rumah duka di Desa Sandung Patah, Kecamatan Bika, untuk dimakamkan," pungkas Jamali.***


Penulis : Teofilusianto Timotius
Editor : -

Leave a comment

Ok

Berita Populer

Seputar Kalbar