Didorong Pimpin KONI Landak, Karolin Sebut Bisa Pangkas Birokrasi Pembinaan Olahraga

9 Juni 2026 15:58 WIB
Bupati Landak, Karolin Margret Natasa menghadiri Musorkab VI Koni Kabupaten Landak di Aula Kantor Bupati Landak/IST

NGABANG, Insidepontianak.com - Musyawarah Olahraga Kabupaten (Musorkab) VI KONI Kabupaten Landak tidak hanya menjadi forum pemilihan kepengurusan baru.

Sejumlah cabang olahraga juga mendorong Bupati Landak, Karolin Margret Natasa, untuk memimpin langsung KONI Kabupaten Landak periode 2026–2030.

Usulan tersebut mencuat dalam forum Musorkab yang digelar di Aula Besar Kantor Bupati Landak, Selasa (9/6/2026).

Menanggapi dorongan tersebut, Karolin menyatakan kesiapannya apabila dipercaya memimpin organisasi olahraga terbesar di tingkat kabupaten itu.

Menurut Karolin, kepemimpinan kepala daerah di tubuh KONI dapat mempercepat koordinasi antara organisasi olahraga dan pemerintah daerah.

"Ini untuk memangkas birokrasi yang terlalu panjang. Jadi koordinasi dengan Pemda harusnya beres, tidak usah terlalu panjang, tidak ada kemacetan kebutuhan informasi dan komunikasi," katanya.

Ia menilai berbagai kebutuhan pembinaan olahraga sering kali memerlukan koordinasi lintas organisasi perangkat daerah sehingga jalur komunikasi yang lebih singkat akan mempermudah penyelesaian berbagai persoalan.

Sementara itu Ketua Harian KONI Kalbar, Muhammad Saupi, mengatakan sinergi antara kepala daerah dan KONI berpotensi mempercepat pembangunan olahraga di daerah.

Menurut Saupi, Kabupaten Landak memiliki sumber daya yang cukup untuk mengembangkan olahraga apabila didukung kepemimpinan yang mampu mengintegrasikan kebijakan pemerintah dengan kebutuhan organisasi olahraga.

"Landak dengan potensi sumber daya yang memang banyak, saya yakin Bupati yang juga Ketua KONI bisa mencari sumber-sumber kemandirian," ujar Saupi.

Musorkab VI KONI Landak sendiri menjadi forum untuk mengevaluasi program organisasi sekaligus menyusun arah pembinaan olahraga daerah untuk empat tahun ke depan.

Dalam forum tersebut, isu penguatan pembinaan atlet lokal, efisiensi anggaran, dan peningkatan prestasi olahraga menjadi sejumlah agenda yang mendapat perhatian peserta. (*)


Penulis : Ya Wahyu
Editor : -

Leave a comment

ok

Berita Populer

Seputar Kalbar