Insiden Kapal Pengangkut BBM Terbakar di Ketapang, 4 ABK Luka Bakar Dirawat di RS
PONTIANAK, insidepontianak.com – Insiden kebakaran kapal pengangkut BBM di Sungai Pawan, Kabupaten Ketapang, tak hanya menelan satu korban jiwa.
Tetapi, empat ABK lainnya mengalami luka bakar cukup serius. Kini, mereka sudah dirawat intensif di rumah sakit.
“Kalau tidak salah mereka dirawat di RSUD Agusdjam Ketapang,” kata Kepala Basarnas Pontianak, I Made Junetra, Senin (4/5/2026).
Peristiwa nahas itu terjadi pada Minggu malam, sekitar pukul 20.00 WIB. Kapal mengangkut BBM jenis Pertalite dan Pertamax. Selain itu, terdapat muatan lain seperti tabung oksigen dan bahan kebutuhan pokok.
Kebakaran terjadi saat kapal sandar di Sungai Pawan, Desa Suka Bangun. Api cepat membesar disertai suara ledakan.
Warga sekitar pun geger. Kapal tidak dapat diselamatkan. Satu ABK hilang. Usianya masih 15 tahun. Berinisia A.
Sementara lima ABK lainnya selamat, empat di antaranya mengalami luka bakar. Kejadian ini segera dilaporkan ke aparat. Basarnas Pontianak langsung menurunkan tim untuk.
“Begitu mendapat laporan, tim langsung bergerak ke lokasi,” ujarnya.
Korban yang hilang ditemukan pada Senin pagi sekitar pukul 10.00 WIB. Namun nyawanya tidak tertolong.
“Seluruh korban berhasil dievakuasi. Korban meninggal dunia telah diserahkan kepada pihak keluarga,” jelas Junetra.
Hingga kini, penyebab kebakaran belum diketahui. Tujuan pengiriman BBM juga belum terungkap. Namun, informasi awal, kapal tersebut hendak berlayar ke Pulau Penebang di Kayong Utara.
“Kalau terkait muatan kapal, itu bukan kewenangan kami. Fokus kami pada evakuasi korban,” tegasnya.***
Penulis : Andi Ridwansyah
Editor : -

Leave a comment