Pengamat: Pemadaman Listrik Berjam-jam Memukul Dunia Usaha, Ekonomi Melambat

3 Juli 2026 17:39 WIB
Ilustrasi - Pemadaman listrik PLN. (Istimewa)

PONTIANAK, insidepontianak.com – Listrik padam melanda sejumlah wilayah Kota Pontianak dalam dua hari terakhir. Situasi ini memicu keresahan. Pelaku usaha paling terdampak.

Pontianak sebagai kota yang mengandalkan sektor perdagangan dan jasa, listrik telah menjadi urat nadi penggerak ekonomi.

Ketika pasokan listrik terputus hingga berjam-jam, otomatis aktivitas produksi, pelayanan, hingga transaksi usaha langsung lumpuh.

Pengamat Kebijakan Publik, Herman Hofi Munawar, menilai pemadaman ini praktis memukul pelaku UMKM dan sektor home industry yang operasionalnya sepenuhnya bergantung pada listrik PLN.

“Pelaku usaha menjadi yang paling terdampak. Aktivitas produksi berhenti dan tentu ada potensi kerugian,” kata Herman, Jumat (3/7/2026).

Jika gangguan teknis memang tidak dapat dihindari, PLN dituntut untuk proaktif menyampaikan informasi jadwal pemadaman bergilir.

“Kalau ada informasi lebih awal, pelaku usaha bisa menyiapkan langkah antisipasi,” ujarnya.

Herman berharap gangguan listrik massal ini bisa secepatnya diatasi. Sebab jika dibiarkan berlarut-larut, dampak kerugian ekonomi akan semakin membengkak.

“Pontianak ini hidup dari perdagangan dan jasa. Ketika listrik padam, roda ekonomi ikut melambat,” tuturnya.

Selain penanganan cepat, Herman juga mendesak PLN agar memberikan perhatian serius terhadap para pelaku usaha yang merugi akibat pemadaman berkepanjangan.

“Kalau memang memenuhi ketentuan, mekanisme kompensasi kepada pelanggan perlu dijalankan,” pungkasnya.***


Penulis : Gregorius
Editor : -

Leave a comment

ok

Berita Populer

Seputar Kalbar