Masa Tugas Selesai, Konsul Malaysia di Pontianak Pamit, Edi Kamtono Apresiasi Dedikasinya

15 Juli 2026 14:34 WIB
onsul Malaysia di Pontianak, Kalimantan Barat, Azizul Zekri bersamalam dengan Wali Kota Pontianak, Edi Kamtono usai pamit secara resmi karena masa tugasnya telah berakhir. (Prokopim)

PONTIANAK, insidepontianak.com – Masa tugas Konsul Malaysia di Pontianak, Kalimantan Barat, Azizul Zekri, resmi berakhir.

Diplomat Negeri Jiran itu telah menjabat sejak November 2021. Ia hampir lima tahun menetap di Kota Khatulistiwa.

Baginya, Pontianak kota yang nyaman. Warganya ramah. Kulinernya beragam. Bikin betah. Kenangan itu bakal dirindukannya.

“Saya pasti akan kembali lagi ke sini suatu hari nanti,” ujarnya usai berpamitan dengan Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, Selasa (14/7/2026).

Tak hanya itu, sebagai penghubung bilateral, berbagai macam program kolaborasi sukses digelar.

“Mulai dari promosi pariwisata, kuliner, pendidikan, hingga kegiatan sosial,” kenangnya.

Selama periode tersebut, kunjungan persahabatan antarkedua negara juga intens dilakukan, baik ke Kuching maupun Labuan.

Atas kerja sama ini, ia mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya untuk Pemerintah Kota Pontianak dan seluruh masyarakatnya.

Kerja sama ini dipastikan akan terus berlanjut. Salah satunya lewat agenda Borneo International Halal Showcase di Kuching yang akan melibatkan Kota Pontianak.

Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono juga mengapresiasi dedikasi Azizul selama lima tahun bertugas. Konsulat Malaysia di Pontianak punya peran yang sangat strategis.

"Hubungan Kalbar dengan Sarawak sudah seperti keluarga. Selain perbatasan yang panjang, kita punya banyak kesamaan budaya dan suku," imbuh Edi.

Di mata Edi, Azizul adalah sosok diplomat yang sangat komunikatif, terbuka, dan rendah hati. Ia selalu sigap mendukung kolaborasi yang saling menguntungkan di berbagai sektor.

Momen krusial yang paling dikenang saat pandemi COVID-19 melanda. Malaysia melalui Sarawak bergerak cepat mengirimkan bantuan oksigen menggunakan mobil tangki ke Kalbar.

"Hingga saat ini, pasokan listrik dari Sarawak juga masih berlangsung," ungkap Edi.

Tak hanya itu, sektor perdagangan kedua wilayah juga tumbuh positif. Produk unggulan lokal Kalbar seperti kopi dan beras mendapat karpet merah promosi yang difasilitasi oleh pihak konsulat.

"Kami tentu merasa kehilangan karena beliau sangat humble. Beliau selalu mendukung penuh setiap peluang kerja sama," pungkas Edi.***


Penulis : Abdul Halikurrahman/ril
Editor : -

Leave a comment

Ok

Berita Populer

Seputar Kalbar