Pria Ditemukan Tewas di Parit Tanjung Intan Kapuas Hulu
KAPUAS HULU, insidepontianak.com – Warga Desa Tanjung Intan, Kecamatan Mentebah, Kapuas Hulu, geger. Pria ditemukan tewas di parit, tak jauh dari permukiman.
Peristiwa itu terjadi pada Kamis malam. Kapolsek Mentebah, Iptu Didik Rianto, membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, korban berinisial R. Berusia 35 tahun.
“Jasad korban ditemukan warga semalam,” ujar Didik, Jumat (30/1/2026).
Sebelum korban ditemukan, sejak Rabu sore, warga lebih dulu mencurigai sebuah sepeda motor terparkir tanpa pengendara di pinggir jalan.
Seorang warga sempat lalu mengecek lokasi. Yang ditemukan hanya alat pancing di tepi parit. Pemiliknya tak terlihat.
Rasa penasaran memuncak pada Kamis malam. Sekitar pukul 21.00 WIB, warga tersebut kembali ke lokasi bersama seorang temannya.
Dengan bantuan senter, keduanya terkejut melihat sepasang kaki dan sandal mengapung di permukaan air parit. Temuan itu segera dilaporkan ke Polsek Mentebah.
“Personel kami langsung ke TKP untuk evakuasi dan pengumpulan keterangan,” kata Didik.
Berdasarkan pemeriksaan awal di lokasi, polisi tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
Pihak keluarga kemudian menyampaikan bahwa korban memiliki riwayat penyakit ayan atau epilepsi.
“Diduga penyakit korban kambuh saat memancing seorang diri, lalu terjatuh ke parit,” jelas Didik.
Petugas sempat menyarankan visum di RSUD Achmad Diponegoro Putussibau untuk memastikan penyebab kematian. Namun keluarga menolak dan memilih membawa korban langsung ke rumah duka.
Selain mengevakuasi jenazah, polisi juga mengamankan barang milik korban. Di antaranya satu unit sepeda motor Honda Beat, tas pinggang berisi uang tunai lebih dari Rp3,4 juta, identitas pribadi, alat pancing, telepon genggam, serta perlengkapan lainnya.
Seluruh barang tersebut kini diamankan di Mapolsek Mentebah dan akan diserahkan kepada pihak keluarga.
Didik juga mengungkapkan, saat kejadian, istri korban sedang dalam perjalanan dari Jawa dan diperkirakan tiba di Kapuas Hulu tak lama setelah jenazah ditemukan.
Ia mengingatkan warga agar lebih berhati-hati saat beraktivitas seorang diri, terutama bagi mereka yang memiliki penyakit bawaan.
“Keselamatan harus jadi perhatian utama,” pungkasnya.***
Penulis : Teofilusianto Timotius
Editor : -

Leave a comment