Bonceng Tiga, Bocah 13 Tahun Meninggal di Jembatan Memban Kapuas Hulu
KAPUAS HULU, insidepontianak.com - Seorang bocah berinisial JD berusia 13 tahun tewas setelah mengalami kecelakaan tunggal di tikungan Jembatan Memban depan SMA Nanga Tepuai Kecamatan Hulu Gurung wilayah Kabupaten Kapuas Hulu.
Peristiwa ini berawal saat ketiga bocah yang masih duduk di kursi sekolah dasar (SD) ini berboncengan tiga menggunakan sepeda motor jenis metic.
Kapolsek Hulu Gurung IPTU Haryono membenarkan peristiwa yang sempat viral di media sosial tersebut.
"Memang benar terjadi kecelakaan tunggal, pengendara kehilangan kendali sehingga menabrak trotoar jembatan," kata IPTU Haryono, kepada Insidepontianak, di Putussibau, Jum'at (6/02/2026).
Haryono menjelaskan kecelakaan terjadi sekitar pukul 13.55 Wib, Kamis (5/02/2026) kemarin. Diketahui, sepeda motor dikendarai oleh HA yang membonceng JD dan AG, namun karena berboncengan tiga, kendaraan hilang kendali dengan kecepatan tidak terkendali menabrak trotoar jembatan, mengakibatkan ketiganya terjatuh dan mengalami luka cukup serius.
Sementara itu, JD dikabarkan meninggal dunia dalam perjalanan saat dirujuk ke Pontianak. Menurut Haryono, lokasi kecelakaan merupakan tikungan tajam di jembatan dan pengendara tidak bisa mengendalikan kendaraannya, sehingga terjadinya kecelakaan.
"Ketiganya masih pelajar SD, padahal kami sudah sering memberikan imbauan dan sosialisasi agar orang tua tidak memberikan anak di bawah umur mengendarai sepeda motor," jelas Haryono.
Selain itu, sebelumnya juga sudah di pasang rambu peringatan di sejumlah titik rawan terjadinya kecelakaan salah satunya di tikungan jembatan di lokasi kecelakaan.
Haryono mengimbau kepada para orang tua untuk lebih meningkatkan pengawasan kepada anak-anak terutama terkait keselamatan berlalu lintas dan tidak memberikan anak di bawah umur mengendarai kendaraan.(*)
Penulis : Teofilusianto Timotius
Editor : Wati Susilawati
Tags :

Leave a comment