Miris, Jalan Rusak Paksa Warga Penolat Kapuas Hulu Tandu Pasien Dua Jam ke Puskesmas
KAPUAS HULU, insidepontianak.com – Warga Dusun Penolat, Desa Joki Tengah, Kecamatan Jongkong, Kabupaten Kapuas Hulu, terpaksa memikul tandu membawa orang sakit menempuh perjalanan sekitar dua jam menuju Puskesmas.
Cara itu terpaksa ditempuh karena kendaraan roda dua maupun roda empat tak mampu menembus kampung akibat jalan rusak.
Sementara itu, transportasi air yang biasa digunakan juga berhenti beroperasi. Sungai mengering akibat kemarau. Sehingga warga tak memiliki alternatif lain.
Pasien yang ditandu adalah mertua Abson. Sakit parah. Ia membutuhkan pertolongan medis segera.
Abson dibantu tiga warga memikul tandu melintasi jalan tanah setapak. Beberapa kali langkah mereka terpaksa terhenti untuk mengatur napas.
“Tenaga kesehatan dari Puskesmas tak mau datang ke dusun kami. Padahal kami siap menjemput agar bisa mengobati warga sakit. Tapi tidak mau,” ujar Abson kesal, Minggu (8/2/2026).
Kondisi jalan yang sulit dilintasi kendaraan bermotor diduga menjadi alasan tenaga kesehatan enggan datang memberikan pelayanan langsung ke rumah pasien.
Abson mengatakan, keluhan kerusakan jalan sudah berulang kali disampaikan kepada pemerintah daerah maupun DPRD Kapuas Hulu.
Aspirasi terus disuarakan. Harapan tak henti-hentinya dititipkan. Namun hingga kini, pembangunan jalan belum juga terwujud.
“Padahal kami sangat berharap perhatian agar kerusakan jalan menuju Dusun Penolat bisa diperbaiki,” ucapnya lirih.
Selain perbaikan infrastruktur, warga juga berharap adanya tenaga kesehatan yang siaga memberikan pelayanan, terutama saat musim kemarau ketika akses semakin terbatas dan warga semakin rentan.
Hingga berita ini diturunkan, Pemerintah Daerah Kapuas Hulu belum memberikan penjelasan maupun tanggapan terkait kondisi tersebut.***
Penulis : Teofilusianto Timotius
Editor : -
Tags :

Leave a comment