Butuh Anggaran Rp 1 T Tuntaskan Jalan Nanga Erak-Batas Kaltim, Lasarus: Segera Dibahas di DPR

26 Februari 2026 13:49 WIB
Caption: Rombongan Ketua Komisi V DPR RI, Lasarus meninjau pembangunan ruas jalan Nanga Erak-Batas Kaltim di wilayah Kabupaten Kapuas Hulu, Rabu (25/02/2026). (Insidepontianak/Teofilusianto Timotius).

KAPUAS HULU, insidepontianak.com - Proyek strategis nasional pembangunan ruas jalan Nanga Erak, Kabupaten Kapuas Hulu Kalimantan Barat menuju batas Kalimantan Timur masih terus berlanjut. 

Tahun ini penangan jalan tersebut menelan anggaran sekitar Rp139,8 miliar sebagai pekerjaan lanjutan, yang sedang proses pekerjaan fisik. 

Ketua Komisi V DPR RI, Lasarus memastikan pembangunan ruas jalan menuju Ibu Kota Negara (IKN) di Provinsi Kalimantan Timur terus berlanjut, hingga akses transportasi darat Kalimantan bisa tembus. 

Menurut Lasarus, ada sekitar 50 kilometer lagi untuk tembus ke daerah paling ujung yakni daerah Tanjung Lokang wilayah Kabupaten Kapuas Hulu. 

"Minimal untuk Kalimantan Barat ini, jalan di Kapuas Hulu kita bisa mengejar Desa Tanjung Lokang yang masih butuh dana kurang lebih Rp1 triliun," kata Lasarus, saat meninjau pembangunan ruas jalan Nanga Erak-Batas Kaltim, di wilayah Putussibau Selatan, Rabu kemarin, (25/02/2026). 

Lasarus menjelaskan dari hasil peninjauan pembangunan ruas jalan tersebut akan dibahas saat pembahasan anggaran APBN di DPR. 

Ia mengatakan Tahun 2026 ini merupakan APBN tahun ke dua pemerintahan Presiden Prabowo. 

Menurutnya, APBN tahun pertama kemarin tentu masih penyesuaian hingga Tahun 2026 ini. 

Diharapkan, kata Lasarus pada Tahun 2027,2028 dan 2029, pembangunan untuk ruas jalan Nanga Erak-Batas Kaltim bisa tuntas. 

"Saya harap kita bisa lari cepat dan ini akan kami bahas pada saat rapat anggaran nanti di DPR," kata Lasarus. 

Lasarus bertekad terus mengawal pembangunan infrastruktur yang merupakan proyek strategis nasional terutama untuk akses menembus daerah Kalimantan. 

"Kalau Malaysia itu sudah terkoneksi semua, nah kita ini kan daerah perbatasan tentu ini akan menjadi prioritas, bagaimana pun akses Kalimantan ini harus terkoneksi semua, mulai dari Kalbar, Kaltim dan Kaltar," ujarnya.(*) 


Penulis : Teofilusianto Timotius
Editor : -

Leave a comment

ok

Berita Populer

Seputar Kalbar