Hoaks Kuyang Gegerkan Sambas, Pelaku Akui Rekayasa dan Minta Maaf
SAMBAS, insidepontianak.com - Seorang perempuan berinisial N minta maaf usai bikin konten penampakan kuyang di Desa Kartiasa, Kecamatan Sambas, Jumat (24/4/2026).
Konten yang sempat viral itu dipastikan hoaks setelah pelaku mengakui telah merekayasa gambar dan menyampaikan permintaan maaf secara terbuka.
Kasi Humas Polres Sambas , AKP Sadoko mengatakan bahwa kabar penampakan kuyang yang sempat meresahkan warga Desa Kartiasa hanyalah informasi palsu. Pelaku penyebar hoaks berinisial N bahkan telah mendatangi Polres Sambas untuk memberikan klarifikasi.
Ia menyampaikan bahwa pelaku, yang menggunakan akun Facebook bernama Intan Junid, telah mengakui perbuatannya.
“Pelaku berinisial N sudah datang ke Polres Sambas dan menyampaikan klarifikasi serta permintaan maaf secara terbuka melalui video,” ujarnya, Jumat (24/4/2026).
Sementara itu, N dalam video klarifikasinya mengungkapkan bahwa foto penampakan kuyang yang diunggah pada Selasa, 21 April 2026 sekitar pukul 06.00 WIB merupakan hasil editan semata.
“Postingan tersebut adalah hasil rekayasa. Saya mengakui kesalahan dan menyesal atas kegaduhan yang terjadi,” ucapnya.
Ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat, khususnya warga Desa Kartiasa dan sekitarnya, yang sempat dibuat resah oleh unggahan tersebut.
“Saya meminta maaf atas kegaduhan yang ditimbulkan,” tambahnya.
Lebih lanjut, N berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya dan akan lebih bijak dalam menggunakan media sosial.
Menanggapi kejadian ini, pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya dan menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. Penyebaran hoaks dinilai dapat memicu kepanikan, terutama di kalangan anak-anak.
“Informasi yang tidak benar bisa menimbulkan kecemasan dan ketakutan di masyarakat. Karena itu, penting untuk bijak dalam bermedia sosial,” pungkas AKP Sadoko. (*)
Penulis : Antonia Sentia
Editor : -
Tags :

Leave a comment