PLN dan Pemkab Sambas Perkuat Elektrifikasi Pertanian untuk Dukung Ketahanan Pangan
SAMBAS, insidepontianak.com – PLN UP3 Singkawang bersama Pemerintah Kabupaten Sambas memperkuat sinergi percepatan program Electrifying Agriculture guna mendukung pertanian modern yang lebih produktif, efisien, dan berkelanjutan.
Komitmen tersebut dibahas dalam koordinasi strategis antara PLN UP3 Singkawang dan Dinas Pertanian Kabupaten Sambas terkait rencana Perjanjian Kerja Sama (PKS) pemanfaatan listrik untuk sektor pertanian produktif.
Pertemuan berlangsung di Kantor Dinas Pertanian Kabupaten Sambas, Senin (11/5/2026). Kerja sama itu difokuskan untuk mendukung kebutuhan listrik sektor pertanian.
Mulai dari pompanisasi, pengolahan hasil panen, hingga pengembangan sarana produksi pertanian yang lebih modern dan efisien.
Sebagai salah satu daerah penopang ketahanan pangan di Kalimantan Barat, Sambas dinilai memiliki potensi besar dalam pengembangan pertanian berbasis teknologi dan energi andal.
Melalui program Electrifying Agriculture, PLN menghadirkan solusi kelistrikan untuk meningkatkan produktivitas usaha tani sekaligus mendorong pertanian yang lebih maju dan berdaya saing.
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sambas, Apriadi, menyambut baik langkah kolaboratif tersebut.
“Pemanfaatan listrik untuk pompanisasi dan pengolahan hasil pertanian diharapkan mampu meningkatkan efisiensi operasional dan produktivitas petani,” ujarnya.
Manager PLN UP3 Singkawang, Made Hary Palguna, menegaskan PLN siap mendukung transformasi pertanian modern melalui pasokan listrik yang andal dan berkelanjutan.
“Kami ingin memastikan kebutuhan listrik sektor pertanian dapat terpenuhi secara optimal agar usaha tani menjadi lebih produktif,” katanya.
Made berharap kolaborasi tersebut segera direalisasikan sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
Sementara itu, General Manager PLN UID Kalimantan Barat, Maria Goretti Indrawati Gunawan, mengatakan program Electrifying Agriculture merupakan bagian dari strategi PLN dalam mendukung ketahanan pangan nasional.
“PLN ingin menghadirkan sistem pertanian yang lebih modern, efisien, dan ramah lingkungan agar mampu meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan masyarakat,” tuturnya.
Ia menambahkan, penguatan elektrifikasi pertanian diharapkan menjadi katalis pertumbuhan ekonomi masyarakat sekaligus membuka peluang pengembangan usaha tani berbasis teknologi.
Sinergi PLN dan Pemerintah Kabupaten Sambas diharapkan mampu memperkuat produktivitas pertanian, meningkatkan nilai tambah sektor pangan, serta mendukung ketahanan pangan daerah secara berkelanjutan.***
Penulis : Dina Prihatini Wardoyo/biz
Editor : -

Leave a comment